Jakarta (ANTARA) - Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) mengumumkan penyelenggaraan SuperLeague 3x3 musim 2026, akan menjadi jalur kualifikasi langsung menuju FIBA 3x3 Challenger dan FIBA 3x3 World Tour dalam rangkaian Pro Circuit global.
Laman FIBA 3x3, Senin, menyatakan pada musim 2026, dua agenda SuperLeague telah dikonfirmasi untuk diselenggarakan, sementara satu liga tambahan masih berpeluang diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.
Setiap SuperLeague akan digelar dalam format multi-stop, yang terdiri atas beberapa seri (Stop) dan satu Final, dengan sistem insentif kualifikasi berbasis performa sepanjang musim.
Dua SuperLeague yang telah dipastikan adalah 3x3.EXE Super Premier 2025-2026, serta Belt and Road China Dragon 3x3 Basketball International Invitational Tournaments 2026.
Masing-masing liga akan menggelar dua Stop kualifikasi dan satu Final.
Baca juga: FIBA konfirmasi jadwal tim-tim elite 3x3 untuk World Tour 2026
Pada 3x3.EXE Super Premier, Stop pertama di Sendai akan memberikan tiket ke Shibuya Challenger, sementara Stop kedua di Bangkok meloloskan pemenang ke Manila Challenger.
Dua tim teratas klasemen keseluruhan setelah dua Stop berhak tampil di World Tour Chengdu.
Selanjutnya, juara dan runner-up Final di Singapura akan mengamankan tempat di World Tour Zadar.
Sementara itu, Belt and Road China Dragon 3x3 akan memberikan tiket ke Xi'an Challenger dan Sukhbaatar Challenger melalui dua Stop awal.
Dua tim teratas klasemen berhak tampil di World Tour Shanghai, sedangkan juara dan runner-up Final akan lolos ke World Tour Ulaanbaatar.
Baca juga: Tim 3x3 putra terbaik dunia selama musim 2025
Secara total, setiap SuperLeague menyediakan dua tiket Challenger dan empat tiket World Tour.
Selain itu, FIBA juga akan memberikan alokasi tambahan bagi dua SuperLeague paling kompetitif berdasarkan rata-rata poin peringkat 24 pemain terbaik yang berpartisipasi per 1 Januari 2026.
Direktur Pelaksana FIBA 3x3, Alex Sanchez, mengatakan bahwa SuperLeague dirancang sebagai kompetisi luar musim untuk membantu tim berkembang, meningkatkan peringkat, serta menjaga aktivitas kompetitif sepanjang tahun.
SuperLeague FIBA 3x3 diharapkan memperkuat ekosistem profesional bola basket 3x3 dan memperluas akses tim-tim menuju level tertinggi kompetisi dunia.
Baca juga: Stojacic pimpin pemain 3x3 putra paling berpengaruh pada musim 2025
Baca juga: FIBA terapkan perhitungan peringkat untuk 3x3 dalam periode 24 bulan
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































