Spesifikasi gim AGNI: Village of Calamity di Steam jelang rilis 2027

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Gim horor petualangan buatan pengembang lokal Separuh Interactive, AGNI: Village of Calamity, mencantumkan rincian kebutuhan sistem (system requirements) pada layanan Steam.

Spesifikasi teknis itu merupakan panduan bagi para pemain yang menggunakan komputer meja (PC) atau portabel (handheld​​​​​​).

Dilansir dari laman Steam, Jumat, spesifikasi minimal untuk menjalankan gim memerlukan kecepatan prosesor Intel i5-8400 atau yang setara dan kartu grafis GTX 1070 atau yang setara dengan ketersediaan memori (RAM) sebesar 8 GB dan ruang penyimpanan (storage) sebesar 65 GB pada sistem operasi (OS) Windows 10.

Spesifikasi optimal yang direkomendasikan adalah prosesor Intel i7-10700k atau yang setara dan kartu grafis RTX 3070 atau yang setara. Selain itu, memiliki ketersediaan memori (RAM) sebesar 16 GB dan ruang penyimpanan (storage) sebesar 65 GB pada sistem operasi (OS) Windows 11.

Baca juga: Kemenekraf hadirkan 12 gim lokal dengan kualitas berdaya saing global

Gim "AGNI: Village of Calamity" adalah teka-teki perjalanan tokoh Agni Kusuma yang berkerudung, seorang penyelidik dari unit polisi rahasia Indonesia yang menentang perintah dengan memasuki Desa Purba yang terpencil.

Yang menarik, sutradara Joko Anwar juga muncul di gim sebagai karakter The Headman, dilansir dari akun Instagram Co-Founder sekaligus Marketing Separuh Interactive Bayu Arafat (@bayu.arafat).

Pengembang menggunakan sudut pandang gim horor dengan penempatan kamera tetap (fixed-camera) pada titik tertentu di setiap area permainan, semacam tampilan pada pengaturan gim horor seri lawas terkenal "Resident Evil 3: Nemesis" (1999).

Ketegangan meningkat saat pemain diburu oleh manekin yang bergerak hingga monster yang menunggu di balik kabut dan pohon pisang.

Setiap penemuan membawa Agni lebih dekat untuk mengungkap rahasia desa dan menemukan rekannya yang hilang, Lila.

Peluncuran "AGNI: Village of Calamity" direncanakan pada tahun 2027. Pemain dapat memasukkan gim tersebut ke dalam daftar keinginan (wishlist) melalui layanan Steam.

Gim mendapat rating dewasa (18+) dari Indonesia Game Rating System (IGRS) dengan ketersediaan di konsol PlayStation 5, menurut laman IGRS.id.

Baca juga: Gim buatan Indonesia jadi jembatan generasi muda ke pasar global

Baca juga: Gim Indonesia unjuk gigi di ajang Tokyo Game Show 2025

Baca juga: Board Game Indonesia: strategi menembus peta ekonomi kreatif dunia

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |