Serasa jadi cucu kesayangan saat mampir ke restoran ini

4 weeks ago 17
Lewat hal yang sudah dijalani selama 2,5 tahun, Uma Oma Group membuktikan bahwa lansia adalah Sumber Daya Manusia yang berharga dan loyal bila didukung dan diberi peluang untuk berkembang.

Jakarta (ANTARA) - Ketika menginjakkan kaki ke restoran ini, rasanya tamu sedang pulang ke rumah nenek lalu disuguhi makanan-makanan rumahan yang lezat. Di sini, para konsumen disebut "cucu kesayangan" yang disambut oleh para "oma" alias staf lanjut usia.

Oma-oma dengan seragam rapi dipadu bawahan kain batik dengan hangat menyambut setiap "cucu" yang membuka pintu Uma Oma Heritage, restoran di area Menteng, Jakarta.

Sebelumnya, Uma Oma Group sudah membuka Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta, yang dipenuhi anak-anak muda. Kafe ini sempat viral di jagat maya karena para konsumen terkesan dengan kehangatan dari karyawan lansia yang bertugas menyambut para tamu.

Di kafe yang lebih sempit dan terdiri dari tiga lantai, karyawan lansia ditempatkan di lantai satu dan dua. Mereka hanya bertugas di lantai masing-masing agar tidak perlu bolak-balik naik turun tangga demi keselamatan.

Versi restoran Uma Oma Heritage Menteng punya konsep yang sedikit berbeda. Dengan bangunan khas rumah lawas, rasanya benar-benar seperti anak Menteng yang pulang ke rumah nenek.

Selain lebih luas, bangunannya hanya satu lantai, sehingga karyawan lansia bisa lebih leluasa bergerak untuk mengantarkan makanan dan minuman.

Uma Oma Heritage, Menteng, Jakarta. (ANTARA/HO)

Dalam peresmian di Jakarta, Kamis (2/4), para oma sibuk mendatangi para cucu, menuangkan air mineral dan teh, menyendokkan nasi ke piring, sampai mengantarkan lauk pauk yang lezat. Di sela pelayanan, mereka juga kerap mengobrol dengan para tamu seakan cucu sendiri.

"Saya tadinya sibuk latihan sendiri, menyiapkan alat sendiri, bertanding sendiri, sekarang harus kerja bersama-sama banyak orang, ternyata tidak terasa sudah tiga bulan," ujar Oma Lauren, salah satu pramusaji yang dulunya atlet bulu tangkis, kepada ANTARA, Kamis (2/4).

Lauren, yang mengaku seangkatan dengan Susi Susanti, sama sekali tidak punya pengalaman di dunia restoran. Bahkan, ini adalah pekerjaan pertamanya. Dari dunia olahraga, Lauren belajar banyak hal soal industri keramahtamahan serta makanan dan minuman.

Uma Oma Heritage, Menteng, Jakarta. (ANTARA/Nanien Yuniar)

Tak cuma dilatih cara menghadapi tamu-tamu, perlahan tapi pasti ia juga belajar menguasai teknologi agar bisa beradaptasi dengan sistem pelayanan restoran yang efisien. Memasukkan pesanan tamu ke dalam sistem via gawai kini bukanlah hal yang sulit baginya.

Selain menyajikan hidangan kepada tamu, dia juga bertugas membuat Bika Talago, salah satu kudapan khas Nusantara yang ditawarkan di sana. Hari ini, Lauren menjadi wajah dari Dapur Oma, elemen interaktif tempat para oma membuat kue dan jajanan tradisional Nusantara secara langsung.

Baca juga: Kafe ramah demensia bantu warga lansia terhubung dengan masyarakat

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |