Sekber 3 Organisasi Resmi Dibentuk, Siap “Awasi Keras” Kebijakan dan Kekuasaan

4 hours ago 2

1 Mei 2026 | Redaksi Rakyat News | 69 views

BANDAR LAMPUNG – Tiga organisasi perusahaan media siber konstituen Dewan Pers di Lampung—Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)—resmi membentuk Sekretariat Bersama (Sekber), Jumat (1/5/2026).

Pembentukan Sekber ini bukan sekadar seremoni. Penandatanganan fakta integritas oleh para ketua daerah di Jalur Dua Sultan Agung menjadi penegasan sikap: media tidak lagi berdiri sendiri-sendiri, melainkan bersatu untuk mengawal kekuasaan dan memastikan kepentingan publik tidak diabaikan.

Ketua SMSI Lampung, Donny, menegaskan bahwa Sekber lahir dari proses panjang penuh dinamika. “Ini bukan keputusan instan. Ada diskusi panjang, perdebatan, hingga akhirnya kami sepakat: harus ada kekuatan bersama untuk menjaga marwah pers sekaligus kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sekber ini dikomandoi langsung oleh tiga ketua organisasi, diperkuat divisi kehumasan, investigasi, dan advokasi. Struktur ini menandakan bahwa Sekber tak hanya berfungsi sebagai forum komunikasi, tetapi juga siap bergerak aktif—bahkan agresif—dalam merespons persoalan publik.

Ketua AMSI Lampung, Hendri, menyebut fungsi utama Sekber adalah menjadi pengawal kebijakan pemerintah. Ia menyoroti masih adanya ruang aspirasi masyarakat yang kerap tersumbat.

“Kalau suara masyarakat tidak sampai, Sekber ini yang akan jadi pengerasnya. Pemerintah harus lebih jernih melihat persoalan, jangan sampai rakyat terus jadi pihak yang dirugikan,” tegasnya.

Senada, Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menambahkan bahwa kehadiran Sekber juga sebagai upaya mencegah kesalahan kebijakan yang berujung persoalan hukum bagi para pejabat.

“Kami tidak ingin pemimpin daerah terjebak kasus hukum karena kebijakan yang keliru. Di sinilah peran kami—meluruskan, mengingatkan, sekaligus mengawal,” katanya.

Ia juga menyinggung harapan besar terhadap kepemimpinan daerah saat ini. Menurutnya, dengan regenerasi yang ada, Lampung seharusnya mampu melesat lebih jauh.

“Harapan itu besar. Lampung mestinya bisa lebih moncer di bawah kepemimpinan sekarang, bukan justru stagnan atau bermasalah,” sindirnya.

Sebagai langkah awal, Sekber akan menggelar sarasehan pada 11 Mei 2026 di Hotel Radisson Bandarlampung dengan tema “Kemana Arah Kebijakan Lampung ke Depan”.

Forum ini diproyeksikan menjadi panggung terbuka—bukan hanya diskusi biasa, tetapi ruang uji publik terhadap arah kebijakan pemerintah daerah ke depan.(red)

Navigasi pos

Read Entire Article
Rakyat news | | | |