Sebanyak 1.265 Kopdes Merah Putih di Sumbar sudah berbadan hukum

4 weeks ago 12
Yang belum mengantongi NIB itu sedang dalam proses

Kota Padang (ANTARA) - Sebanyak 1.265 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) saat ini sudah berbadan hukum di mana 954 di antaranya sudah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

"Yang belum mengantongi NIB itu sedang dalam proses," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumbar Endrizal di Kota Padang, Jumat.

Hal tersebut disampaikan Endrizal terkait progres pembangunan Kopdes Merah Putih yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk memajukan ekonomi rakyat.

Pada 2025 pemerintah atau dinas terkait memfokuskan pada aspek pembentukan dan pelatihan sumber daya manusia Kopdes Merah Putih. Oleh karena itu, beberapa yang belum memiliki NIB diharapkan tuntas pada 2026.

Di saat bersamaan, pada 2026 Kopdes Merah Putih juga fokus pada pembangunan kantor di mana hingga saat ini sudah ada 171 yang sudah terbangun dan mulai mengarah pada pengembangan unit usaha.

Baca juga: Sumbar posisikan koperasi desa jadi pusat aktivitas ekonomi warga

Baca juga: Senator Sumbar dukung program Kampung Nelayan Merah Putih di Tiku

Sejauh ini Dinas Koperasi UMKM Sumbar melihat umumnya Kopdes Merah Putih bergerak di bidang penyediaan bahan pokok seperti menjual beras, minyak goreng dan gas.

Lebih jauh, nantinya pemerintah setempat membantu mengarahkan pengurus Kopdes Merah Putih untuk menjual, atau menyediakan berbagai kebutuhan yang relevan dengan permintaan pasar. Sebagai contoh, pupuk bagi petani dan bibit pertanian.

Bahkan, lebih spesifik, pemerintah meminta Kopdes Merah Putih agar menggarap berbagai potensi yang ada di suatu wilayah.

Sebagai contoh, Kopdes yang berada di daerah pesisir didorong untuk bergerak di sektor perikanan dan sejenisnya.

Endrizal meyakini apabila Kopdes Merah Putih diarahkan atau menggarap potensi keunggulan suatu daerah, maka salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Pendapatan petani hutan di Sumbar naik signifikan tiga tahun terakhir

Baca juga: Dinas Pariwisata Sumbar: ADWI efektif promosikan pariwisata daerah

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |