Banda Aceh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan Desa Pertik Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues, Aceh kembali dilanda banjir luapan akibat hujan deras yang melanda kawasan tersebut sejak Selasa, (31/3) sore.
"Hujan lebat menyebabkan meluapnya air sungai Aih Kulit yang berada di tengah-tengah Desa Pertik. Ketinggian air setinggi lutut orang dewasa," kata Kepala BPBA, Bahron Bakti dalam laporannya, di Banda Aceh, Rabu.
Dirinya menyampaikan, akibat banjir tersebut, sejumlah bangunan mulai dari rumah warga, sekolah hingga fasilitas umum di sana terendam banjir serta lumpur.
"Beberapa bangunan yang terendam air dan lumpur, yaitu SMAN 1 Pining, mushala Desa Pertik, dan sepuluh unit rumah warga," ujarnya.
Sejauh ini, tim BPBA masih terus membantu di lapangan, sementara untuk korban terdampak, hingga pengungsi masih dalam pendataan petugas.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan untuk korban terdampak, dan data pengungsi masih dalam pendataan," kata Bahron Bakti.
Seperti diketahui, Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu daerah yang juga terdampak bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu, dan kini juga sedang dalam proses pemulihan pasca musibah besar Aceh tersebut.
Baca juga: Pemkab Aceh Barat usul Rp26 M tangani kerusakan akses ke KAT Sikundo
Baca juga: Siswa Sekolah Rakyat SMA di Aceh titipkan surat untuk Presiden
Baca juga: AMPG ajak warga terdampak bencana tidak lagi tinggal di tenda
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































