Satpol PP di Bali mulai kerahkan SDM khusus amankan sektor pariwisata

3 days ago 3

Denpasar (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Bali, khususnya Satpol PP tingkat Provinsi Bali, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Buleleng, mengerahkan sumber daya manusia (SDM) khusus yang sudah terlatih untuk mengamankan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

“Hari ini baru selesai kegiatan peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis Satpol PP Pariwisata dari ada tiga daerah, yakni di provinsi sebanyak 30 orang, Kabupaten Badung 40 orang dan Buleleng 10 orang,” kata Kepala Satpol PP Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi di Denpasar, Jumat.

Dewa menyampaikan 80 personel yang ditempatkan di unit Satpol tersebut, baik milik Satpol PP Bali maupun Satpol PP Badung dan Buleleng, merupakan sumber daya manusia (SDM) khusus yang sudah dibekali berbagai ilmu dan keterampilan.

“Khusus memang ditempatkan untuk komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), bisa berbahasa asing pasti karena setiap tahun dua kali diberi pelatihan berbagai bahasa, juga pelatihan bela diri bagaimana cara melumpuhkan tanpa mencederai,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Bali minta Satpol PP Pariwisata edukasi wisatawan

Menurut dia, dengan sudah terbentuknya unit Satpol PP tersebut maka personel akan bekerja khusus di objek wisata masing-masing wilayah kerja mereka.

Dia menjelaskan selain dibekali pengetahuan, mereka juga dibekali seragam yang berbeda dari Satpol PP biasanya. Unit Satpol ini menonjolkan keramahan melalui pakaian yang lebih santai dan juga membawa hewan anjing lokal yang terlatih.

Dalam kerjanya, kata dia, unit Satpol PP Pariwisata akan terus berpatroli secara bergiliran di objek wisata, dan mereka bertugas memberi pembinaan kepada wisatawan yang melanggar.

“Inilah tugasnya Satpol PP Pariwisata, meminimalisir dengan cara edukasi, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan saat mereka berwisata di Bali. Sekarang juga sudah terlihat dari angka, kan sudah berkurang aktivitas wisatawan yang melanggar, hanya perilaku melanggar di jalan itu yang masih banyak dilakukan,” ujarnya.

Selain memastikan wisatawan tidak melakukan pelanggaran, kata Dewa, unit Satpol PP khusus ini juga ditugaskan membina pedagang liar atau masyarakat sekitar yang berpotensi mengganggu aktivitas wisatawan, sehingga pengunjung Bali selalu merasa aman dan nyaman.

Menurut dia, sebaran objek wisata yang jumlahnya hampir 500 objek di Bali, Satpol PP Bali mendorong kabupaten/kota lainnya untuk segera membentuk Satpol PP Pariwisata yang selanjutnya bisa dibantu pembinaan oleh Satpol PP Provinsi Bali.

Dengan penanganan dari hulu, Dewa Dharmadi meyakini pariwisata Bali akan semakin baik dan citra di mata dunia bisa terus dijaga.

“Karena sebaran destinasi itu ada di seluruh kabupaten/kota, jadi dalam rangka menjaga kualitas pariwisata berbasis budaya tentu peran pemerintah melalui Satpol PP hendaknya dibentuk hal yang sama sehingga bisa lebih terjamin, lebih terjaga kualitas layanan pariwisata,” kata dia.

Baca juga: Bali bentuk Satpol PP Pariwisata pelengkap kebijakan pungutan wisman

Baca juga: Satpol PP Pariwisata Bali dilengkapi anjing lokal sahabat wisatawan

Baca juga: Satpol PP Bali sabet penghargaan Karya Bhakti dari Mendagri

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |