Satgas Damai Cartenz tangkap anggota KKB terlibat penembakan prajurit TNI

5 hours ago 1

Jayapura (ANTARA) - Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Meno Heluka yang terlibat penembakan terhadap prajurit TNI hingga mengakibatkan korban Sersan Kepala Segar Mulyana meninggal dunia pada 16 Juni 2025.

Kepala Satgas Humas Damai Cartenz Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo dihubungi di Jayapura, Papua, Selasa, mengatakan Meno Heluka ditangkap di kawasan Pasar Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (23/2), setelah selama dua hari terpantau berada di sekitar Terminal 88 dan diduga hendak bergeser menuju wilayah Korowai.

Setelah memastikan keberadaan anggota KKB itu, Tim Penegakan Hukum Unit Yahukimo menangkap dan membawanya ke Mapolres Yahukimo di Dekai untuk menjalani pemeriksaan.

Meno Heluka merupakan salah satu anggota inti dari kelompok Kopitua Heluka, yang bersama kelompoknya aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di wilayah pegunungan Papua.

Sebelum menangkap Meno, kata Yusuf, tim melakukan monitoring dan pendalaman terhadap pergerakan yang bersangkutan dan setelah dipastikan keberadaannya, langsung dilakukan penangkapan.

Dari pemeriksaan awal, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka Segar Mulyana tanggal 16 Juni 2025 hingga korban yang bertugas di Kodim 1715/Yahukimo meninggal dunia.

Serka Segar Mulyana merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Yahukimo, dengan tanggung jawab melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Insiden terjadi saat korban sedang menjalankan tugas negara dalam rangka mendukung stabilitas keamanan di daerah yang tergolong rawan gangguan bersenjata," kata Yusuf.

Baca juga: Kaops: Satgas Damai Cartenz tangkap anggota KKB Homi Heluka di Dekai

Baca juga: Tim gabungan tangkap anggota KKB Kodap XVI Yahukimo di Dekai

Baca juga: Satgas Damai Cartenz tangkap KKB jaringan Aibon Kogoya di Nabire

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |