Samsung yakin terhadap teknologi layar lipat jelang perilisan Apple

2 days ago 1

Jakarta (ANTARA) - Co-CEO Samsung Electronics sekaligus kepala bisnis seluler perusahaan Roh Tae-moon menyatakan keyakinannya terhadap teknologi ponsel lipat yang dikembangkan perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu menjelang rencana peluncuran perangkat pesaing oleh Apple Inc.

"Keahlian teknologi dan pemahaman terhadap pelanggan yang telah kami bangun selama tujuh tahun tidak bisa dikejar dalam semalam," ujar Roh sebagaimana dikutip Yonhap, Kamis (23/7).

Samsung memperkenalkan tiga ponsel lipat Galaxy Z yang ditenagai kecerdasan buatan (AI) Gemini milik Alphabet Inc., menandai ekspansi besar pertama lini produk tersebut sejak peluncuran model Galaxy Z perdana pada 2019.

Baca juga: Samsung Galaxy Z Flip 8 hadirkan bodi tipis layar luar multi fungsi

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Apple diperkirakan akan memperkenalkan desain lipat bergaya buku untuk iPhone lipat pertamanya pada September, yang diperkirakan akan memicu persaingan ketat di pasar ponsel pintar lipat.

"Ponsel layar lipat telah mencapai kematangan, baik secara teknologi maupun pasar," kata Roh.

"Masuknya lebih banyak perusahaan ke pasar ini menandakan bahwa ponsel layar lipat telah menjadi produk arus utama dan pasarnya kemungkinan besar akan terus berkembang," imbuhnya.

Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra debut, simak spesifikasinya

Roh juga mengatakan bahwa ponsel Galaxy berperan penting dalam merintis pasar ponsel lipat dan menghadirkan pengalaman tersebut kepada konsumen.

Saat ditanya mengenai keputusan Samsung menetapkan harga ponsel lipat terbarunya di Korea Selatan lebih rendah dibandingkan di pasar luar negeri meskipun biaya produksi meningkat akibat kenaikan harga memori, Roh menekankan pentingnya pasar domestik.

"Dengan mempertimbangkan secara menyeluruh pentingnya pasar Korea, kami menetapkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasar mana pun di dunia," ujarnya.

Baca juga: Xiaomi 17 Fold dan Pad 9 kantongi sertifikasi jelang peluncurannya

Galaxy Z Fold 8 dengan kapasitas penyimpanan 256 gigabite dibanderol 2,28 juta won atau sekitar Rp26,9 juta, turun 101.200 won atau sekitar Rp1,2 juta dibandingkan pendahulunya.

Galaxy Z Fold 8 Ultra dibanderol 2,58 juta won atau sekitar Rp30,4 juta, naik 198.000 won atau sekitar Rp2,3 juta dibandingkan Galaxy Z Fold 7.

Sementara itu, Galaxy Z Flip 8 dijual seharga 1,68 juta won atau sekitar Rp19,8 juta, juga naik 198.000 won atau sekitar Rp2,3 juta dibandingkan model sebelumnya.

Ponsel-ponsel baru tersebut akan diluncurkan secara bertahap di Korea Selatan dan berbagai pasar lain di dunia mulai 7 Agustus. Di Korea Selatan, pemesanan awal akan dibuka mulai Selasa pekan depan hingga 3 Agustus.

Baca juga: Samsung dikabarkan akan prioritaskan jumlah produksi Galaxy Z Fold8

Baca juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadirkan peningkatan kamera "ultra-wide"

Penerjemah: Fathur Rochman
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |