Sabtu, BMKG prakirakan mayoritas kota besar alami hujan ringan

4 weeks ago 9

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Sabtu.

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Alya Sausan menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari Sumatera Utara hingga Aceh, perairan barat Aceh, perairan barat Bengkulu, Samudra Hindia Bengkulu, dari Papua selatan hingga Laut Arafuru, Riau hingga Sumatera Utara, Bengkulu hingga Sumatera Barat, Sumatera Selatan hingga Jambi, perairan utara Jawa Barat hingga Lampung, Jawa Tengah hingga Jawa Barat, Jawa Barat hingga pesisir selatan Banten, Kalimantan Utara hingga Kalimantan Timur, Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua hingga Papua Barat.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Pangkal Pinang, Nabire, dan Merauke.

Baca juga: BMKG prediksi Godzilla El Nino picu kemarau lebih panjang di Jambi

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Tanjung Selor, Kupang, Mamuju, Palu, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari Jayapura dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Banda Aceh, Medan, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Makassar dan Ambon.

Sebelumnya pada Jumat (3/4), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Thaha memprediksi fenomena Godzilla El Nino berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang di Provinsi Jambi pada 2026.

"Kondisi cuaca di Provinsi Jambi saat ini masih berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau dengan pola yang fluktuatif," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga, di Jambi, Jumat.

Hal itu ditandai cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari serta potensi hujan sporadis pada sore hingga malam atau dini hari.

Baca juga: Sabtu, Jakarta diprakirakan hujan ringan sore hingga malam nanti

Baca juga: BMKG imbau masyarakat waspadai perubahan cuaca yang cepat di akhir musim hujan

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |