Ribuan jiwa terdampak banjir di Jaktim, belum ada yang mengungsi

3 days ago 8

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.382 jiwa terdampak genangan serta banjir yang melanda wilayah Jakarta Timur (Jaktim), namun belum ada satu pun yang tercatat mengungsi.

"Jumlah jiwa terdampak genangan sebanyak 1.382. Saat ini, titik lokasi pengungsian, jumlah KK (kepala keluarga) pengungsi, ataupun jiwa yang mengungsi masih nihil," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Secara rinci, genangan terjadi di dua kecamatan yang mencakup lima kelurahan. Total terdapat 12 RW dan 30 RT yang terdampak, dengan jumlah 432 KK atau 1.382 jiwa.

"Data genangan Kota Administrasi Jakarta Timur hari Jumat, 20 Februari 2026, sampai pukul 12.00 WIB, jumlah kecamatan terdampak dua, kelurahan lima, RW 12 dan RT 30," ujar Rangga.

Kendati demikian, hingga Jumat siang, belum terdapat titik lokasi pengungsian, yang mengindikasikan sebagian besar warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing.

Petugas gabungan tetap melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi potensi kenaikan debit air.

Baca juga: Jumat siang, banjir di Kebon Pala Jaktim capai satu meter lebih

Genangan serta banjir melanda beberapa titik di Jakarta Timur, di antaranya Kecamatan Jatinegara, mulai dari Kelurahan Kampung Melayu, yakni Jalan Kebon Pala II dan Jalan Tanah Rendah.

"Sampai dengan pukul 12.00 WIB, banjir di Jalan Kebon Pala II mencapai 80-125 sentimeter, sedangkan Jalan Tanah Rendah setinggi 80 sentimeter," ujar Rangga.

Lalu, Kelurahan Bidara Cina di Jalan Baiduri Bulan dan Jalan Tanjung Lengkong Gang Macan mencapai 100-120 sentimeter (cm).

Kemudian, Kelurahan Cawang di Jalan Taman Harapan dan Jalan Raya Kalibata setinggi 80 cm, serta Jalan Tanjung Sanyang setinggi 40 cm.

"Kelurahan Cililitan di Jalan Musola Al-Hikmah dan Jalan Seruni setinggi 80 sentimeter. Lalu, Kelurahan Balekambang di Jalan Jembatan 1 setinggi 80 sentimeter," ungkap Rangga.

Dia pun mengimbau warga di wilayah rawan genangan agar tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila ketinggian air meningkat atau membutuhkan bantuan evakuasi.

"Tetap berhati-hati. Pembaruan data situasi banjir terus disampaikan secara berkala," tutur Rangga.

Baca juga: Pompa dikerahkan untuk tangani banjir di Rawa Terate Jaktim

Baca juga: Hujan semalaman, banjir satu meter rendam Kebon Pala Jaktim

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |