RBI diharap perkuat komitmen pembangunan berperspektif gender

4 weeks ago 11

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi berharap keberadaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) dapat memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan yang berpihak pada perempuan dan anak.

"Sejak 2025, KemenPPPA berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk menjadikan Kelurahan Donan sebagai salah satu lokasi piloting awal RBI melalui berbagai pelatihan, mulai dari kepemimpinan dan kewirausahaan hingga penyiapan infrastruktur. RBI Kelurahan Donan merupakan contoh praktik baik dalam memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan yang berpihak pada perempuan dan anak," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan hal itu, saat meresmikan RBI Kelurahan Donan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Pihaknya berharap, RBI dapat mendorong sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: IPG Ponorogo unggul, Menteri Arifah pesan perlindungan anak diperkuat

Untuk mendukung hal tersebut, KemenPPPA telah menjalin berbagai kerja sama dengan kementerian dan lembaga, organisasi masyarakat, serta dunia usaha dalam rangka memperkuat sinergi program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Ia menjelaskan RBI tidak hanya menghadirkan pelatihan keterampilan dan wadah pengembangan UMKM bagi perempuan, tetapi juga menyediakan ruang bagi anak untuk belajar, bermain, serta mengenal budaya dan nilai-nilai bangsa.

"Ini adalah ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk mendorong pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang inklusif dan berkelanjutan," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Selain meresmikan RBI Kelurahan Donan, ia juga meninjau Komunitas Budidaya Sayuran Hidroponik Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Wiling, posyandu, pos pelayanan pengaduan kekerasan, serta fasilitas ramah anak seperti ruang baca dan taman bermain di Kabupaten Cilacap.

Baca juga: Menteri PPPA: Perempuan desa berperan penting perkuat ketahanan pangan

Baca juga: Menteri PPPA: Anak perempuan masih banyak yang berhenti sekolah

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |