Presiden transfer Rp72,7 miliar untuk sapi meugang korban bencana Aceh

1 week ago 8
Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemprov Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang dan dananya telah ditransfer

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah mentransfer bantuan pembelian sapi tradisi meugang dalam menyambut bulan suci Ramadhan untuk masyarakat terdampak bencana Aceh sebesar Rp72,7 miliar lebih.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemprov Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang dan dananya telah ditransfer," kata Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah di Banda Aceh, Rabu.

Bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme transfer dana dari Presiden melalui Sekretariat Presiden, dan langsung ke 19 pemerintah kabupaten/kota pada Selasa (10/2) kemarin senilai Rp72.750.000.000.

"Selanjutnya, penyaluran bantuan kepada masyarakat akan dilakukan oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.

Baca juga: Wagub: Presiden sediakan Rp50 juta/desa untuk tradisi meugang di Aceh

Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh, Wagub Fadhlullah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas penyaluran dana bantuan pembelian sapi meugang bagi daerah terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.

"Kami, pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” katanya.

‎Fadhlullah menjelaskan bantuan ini diberikan dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

Karena itu ia meminta kepada para bupati/wali kota dapat segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan melakukan pembelian sapi sesuai alokasi dana yang telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing.

Baca juga: KWPSI buka donasi meugang bersama korban bencana hidrometeorologi

‎Selain itu para kepala daerah juga diminta bertanggung jawab penuh terhadap distribusi bantuan agar dilakukan secara merata, tertib, dan tepat sasaran, dengan prioritas kepada warga terdampak bencana serta masyarakat di lokasi pengungsian.

"Penyaluran bantuan ini harus ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah," tegasnya.

Usai penyaluran, lanjutnya, pemerintah kabupaten/kota diwajibkan mengirim dokumentasi kegiatan berupa foto atau video, serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh, paling lambat tiga hari setelah Ramadhan, untuk selanjutnya dilaporkan kepada Presiden.

Baca juga: Mendagri apresiasi daerah tangani dampak bencana cepat dan mandiri

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |