Presiden Abbas terima rancangan Konstitusi Sementara Negara Palestina

2 hours ago 4

Ramallah (ANTARA) - Presiden Mahmoud Abbas pada Kamis telah menerima rancangan Konstitusi Sementara Negara Palestina.

Rancangan itu dipresentasikan selama pertemuan dengan komite penyusun yang dipimpin Muhammad al-Hajj Qasim dan dihadiri oleh para anggotanya.

Presiden memuji anggota komite atas upaya signifikan mereka dalam menyusun konstitusi sementara Negara Palestina, yang membuka jalan untuk transisi dari otoritas saat ini ke negara yang sepenuhnya telah diakui oleh lebih dari 160 negara.

Presiden Abbas menyatakan bahwa tahun ini adalah tahun demokrasi, sebab tanggal pemilihan Dewan Nasional Palestina—baik di dalam maupun di luar negeri— telah ditetapkan, demikian pula jadwal konferensi Fatah kedelapan dan pemilihan daerah pada April mendatang.

Presiden menekankan bahwa pasal-pasal konstitusi, terutama yang berkaitan dengan hak dan kebebasan, melindungi hak-hak warga negara dan memastikan representasi yang efektif bagi perempuan dan pemuda, mencerminkan status mereka dalam masyarakat Palestina.

Muhammad al-Hajj Qasim mencatat bahwa komite, yang dibentuk berdasarkan dekret presiden, langsung bertugas usai ditunjuk oleh presiden.

Tugas komite, yang berlangsung sekitar tujuh bulan berturut-turut, mencakup 70 pertemuan di mana komite berkonsultasi dengan berbagai organisasi masyarakat sipil dan pemangku kepentingan terkait.

Ketua komite menyatakan bahwa rancangan konstitusi tersebut melestarikan pluralisme politik dan pemisahan kekuasaan, sekaligus memberdayakan Parlemen untuk menjalankan fungsi pengawasan dan legislatif.

Presiden Abbas menginstruksikan agar salinan rancangan konstitusi sementara Negara Palestina diserahkan kepada Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk ditinjau, dan kemudian dipublikasikan untuk mendapatkan komentar publik.

Keputusan mengenai prosedur, mekanisme, dan jangka waktu publikasi akan diinformasikan kemudian.

Sumber: WAFA

Baca juga: Kontribusi Indonesia bagi solusi Palestina

Baca juga: Lebih dari 9.300 warga Palestina ditahan di penjara Israel

Baca juga: Faksi-faksi perlawanan Palestina sepakat pertahankan senjata

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |