Jakarta (ANTARA) - Posko pelayanan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Jakarta Barat masih membuka pelayanan aduan bagi warga yang mengalami kendala pendaftaran.
Ada dua posko yang dapat didatangi, yakni di SMPN 108 Jakarta untuk Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat dan SMAN 78 Jakarta untuk Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakbar.
"Selain bisa langsung datang ke posko, kami juga ada call center. Ada melalui WhatsApp maupun langsung telepon ke nomor call center yang sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat. Kami pun mempublikasikan ini melalui IG (Instagram) yang sudah ada di Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat," kata Kasubag Tata Usaha (TU) Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakbar, Oman di Jakarta, Kamis.
Pihaknya juga memastikan informasi terkait alur dan mekanisme SPMB 2026 telah disosialisasikan secara masif ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari jajaran Camat, Lurah, RW, RT, hingga unsur masyarakat lainnya di wilayah Jakarta Barat.
Dengan adanya kesiapan posko dan kemudahan akses informasi ini, kata dia, masyarakat diminta untuk tidak panik dan memanfaatkan fasilitas pelayanan yang ada demi kelancaran proses pendaftaran para calon murid.
Sebelumnya, Suku Dinas Pendidikan (Sudindik) Wilayah I Jakarta Barat telah menangani sebanyak 586 aduan orang tua siswa terkait sistem penerimaan murid baru (SPMB).
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Agus Ramdhani mengatakan, pelayanan aduan dilakukan sejak Selasa (19/5) lalu sampai dengan Selasa (2/6), baik secara daring atau pun aduan langsung ke posko SPMB.
"Sebanyak 433 aduan lewat WA dan 153 aduan disampaikan oleh orang tua calon siswa langsung ke posko pelayanan SPMB tahun ajaran 2026 di SMPN 108," kata Agus saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (3/6).
Baca juga: Sudin Pendidikan Jakbar buka Posko Pelayanan SPMB di SMAN 78
Baca juga: Pemkot Jaktim sosialisasi SPMB 2026, ada 23 sekolah swasta gratis
Baca juga: KI Jakarta dorong SMAN 71 jadi percontohan SPMB 2026
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































