Bupati Aceh Barat temui Danjen Kopassus perkuat ketahanan pangan

5 hours ago 3

Meulaboh (ANTARA) - Bupati Aceh Barat Tarmizi, melakukan pertemuan dengan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi, di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan dukungan pertanian di daerah.

"Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah serta pengabdian kepada masyarakat," kata Bupati Aceh Barat Tarmizi dalam keterangan kepada ANTARA, Kamis.

Tarmizi mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya membahas upaya percepatan dan kelanjutan proyek infrastruktur vital di Aceh Barat, yakni kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci yang selama ini menjadi salah satu sumber air, untuk mendukung lahan pertanian di Kabupaten Aceh Barat.

Baca juga: Pemkab: Penyintas bencana di Aceh Barat sudah tempati huntara

Menurutnya, Irigasi Lhok Guci Aceh Barat selama ini sangat penting bagi ketersediaan sumber air di areal sawah petani, karena sebagian besar lahan pertanian dan sawah di daerah tersebut merupakan areal tadah hujan.

Tarmizi menjelaskan, sebelumnya Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dwi Purwantoro, sempat meninjau langsung ke Aceh Barat dan menyatakan kesiapan pusat untuk mengucurkan anggaran sebesar Rp1 triliun demi menuntaskan proyek Irigasi Lhok Guci.

Namun, rencana tersebut terkendala menyusul terjadinya bencana banjir besar di Aceh yang berdampak pada refocusing anggaran menjadi nol, bersamaan dengan pergantian pejabat Dirjen SDA.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat permudah korban bencana urus dokumen kependudukan

Saat ini, jabatan Dirjen SDA Kementerian PU diamanahkan kepada Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, yang juga merupakan perwira tinggi berlatar belakang Kopassus.

Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga turut melakukan pembahasan pembangunan kolam retensi Kota Meulaboh, Aceh Barat, yang selama ini sangat dibutuhkan guna mengatasi persoalan banjir di pusat kota dan lingkungan masyarakat di wilayah perkotaan.

Tarmizi menyebutkan, hubungan emosional yang kuat antara Letjen TNI Djon Afriandi dan Bumi Teuku Umar --sebutan untuk Aceh Barat-- menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan ini.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat usul Rp26 M tangani kerusakan akses ke KAT Sikundo

Jenderal bintang tiga ini pernah bertugas di Aceh Barat sebagai Komandan Korem (Danrem) 012/Teuku Umar pada periode 2020–2022 lalu.

Merespons aspirasi daerah, kata Tarmizi, Panglima Kopassus Letjen Djon Afriandi menyatakan kesiapannya untuk mengawal agenda pembangunan di Aceh Barat dengan membangun komunikasi lintas sektoral ke beberapa kementerian terkait.

"Beliau merasa punya tanggung jawab moral untuk Aceh Barat karena pernah bertugas di Aceh. Insya Allah, Panglima Kopassus siap mendukung dan membantu daerah Aceh Barat, termasuk mengomunikasikannya dengan beberapa kementerian," tambah Tarmizi.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat salurkan 6 ton daging segar bantuan Presiden Prabowo

Baca juga: Pemkab: Korban bencana di Aceh Barat mulai tempati huntara

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |