Polri dukung pengembangan usaha pelaku UMKM

2 days ago 9

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajaran Bhayangkari memastikan pihaknya akan selalu mendukung pengembangan usaha para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Listyo menilai dukungan itu harus diberikan karena sektor UMKM jadi salah satu faktor yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Listyo saat dirinya bersama Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo meninjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/7).

“Bazar ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dan Bhayangkari memiliki semangat yang sama dalam mendukung penguatan UMKM," kata Listyo seperti dikutip siaran pers resmi Polri yang diterima di Jakarta, Sabut.

Listyo melanjutkan, ajang yang digelar Bhayangkari ini juga diharapkan menjadi kesempatan para pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya demi meraih pangsa pasar yang lebih luas.

Berbeda dengan Listyo, Juliati berharap bazar ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai ajang promosi produk oleh para pelaku UMKM.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian, membuka peluang usaha baru, serta menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan dalam negeri,” kata dia.

Untuk diketahui, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 diselenggarakan pada 21 hingga 25 Juli 2026 dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74.

Mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya”, kegiatan tersebut melibatkan 374 peserta dengan total 727 stan, yang terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 stan dapur bersama.

Beragam produk ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, produk rumah tangga, kosmetik, hingga berbagai kuliner dan minuman khas Nusantara.

Selain pameran produk, rangkaian kegiatan juga diisi dengan enam sesi gelar wicara yang membahas pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk promosi, legalitas usaha, hak kekayaan intelektual, serta penguatan kapasitas pelaku usaha.

Nuansa kebudayaan Nusantara turut dihadirkan melalui 29 penampilan seni, tari, musik, peragaan busana, serta parade wastra dan produk unggulan UMKM Bhayangkari.

Baca juga: Kapolri tegaskan Polri terus perjuangkan hak-hak buruh

Baca juga: Piala Kapolri 2026 buka jalan pebulu tangkis muda menuju Pelatnas

Pewarta: Walda Marison
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |