Polestar hadirkan pembaruan perintah suara di kabin kendaraan

8 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil listrik premium asal Swedia, Polestar telah memulai pembaruan terhadap perangkat lunak terkait pembaruan Google Gemini ke dalam kabin kendaraan mereka.

Arena EV pada Jumat (1/5) waktu setempat melaporkan bahwa pembaruan ini menggantikan Google Assistant versi lama dengan kecerdasan buatan yang jauh lebih pintar. Dimulai di Amerika Serikat, pengemudi tidak perlu lagi berbicara kepada mobil mereka seperti sedang memberi perintah kepada robot.

Polestar meyakini bahwa dengan sistem Gemini yang baru, pengemudi dapat menggunakan "percakapan bebas". Ini berarti pemilik dapat berbicara dengan mobil seperti berbicara dengan orang lain yang duduk di kursi sebelah mereka.

Baca juga: Polestar janjikan empat model elektrik baru di 2028

Dengan adanya pembaruan ini, pengguna kendaraan tidak lagi akan direpotkan dengan frasa-frasa tertentu. Seperti jika pengendara ingin mencari toko, mereka harus mengucapkan kata-kata yang tepat. Jika mereka salah mengucapkan kalimat, mobil akan menjadi bingung.

Salah satu hal terbaik dari perubahan ini adalah bagaimana mobil memahami pikiran yang kompleks. Di masa lalu, pemilik mungkin berkata, "Hai Google, cari supermarket".

Sekarang, mereka bisa jauh lebih spesifik. Pengendara bisa berkata, "Hai Google, mari kita cari toko di jalan pulang, dan beri tahu teman saya Joe bahwa saya akan datang". Mobil memahami bahwa pengendara memiliki dua tujuan berbeda.

Baca juga: Polestar bakal tanam fitur Gemini Live di seluruh jajarannya pada 2026

Pembaruan ini hadir melalui pembaruan "over-the-air" atau OTA. Pemilik mobil listrik yang memenuhi syarat akan melihat pesan muncul di layar besar di tengah dasbor.

Mereka dapat memilih untuk menerima AI baru atau mempertahankan sistem lama untuk sementara waktu. Namun, Polestar mengatakan bahwa seiring waktu, Gemini akan sepenuhnya mengambil alih.

Saat ini, pembaruan tersedia untuk pengemudi di AS yang menggunakan bahasa Inggris Amerika, tetapi perusahaan berencana untuk menambahkan lebih banyak bahasa dan negara dalam waktu dekat.

Baca juga: Polestar bocorkan EV terbarunya diproduksi bersama Volvo

Sebagian besar lini produk merek ini akan mendapatkan pembaruan seperti Polestar , Polestar 3, Polestar 4 dan juga 5. Satu-satunya model yang tidak termasuk adalah Polestar 1.

Karena mobil itu adalah hybrid dengan volume produksi rendah dan bukan EV yang diproduksi massal, mobil itu tidak memiliki perangkat keras yang dibutuhkan untuk pembaruan khusus ini.

Baca juga: Polestar 3 mulai diproduksi di Amerika Serikat

Baca juga: Mobil listrik Polestar 4 akan meluncur di Korea Selatan pada Juni

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |