Polda Jabar ungkap kendala DVI identifikasi korban longsor di Cisarua

1 day ago 2
Kondisi jenazah yang sudah lebih dari enam hari menyebabkan pembusukan dan perubahan jaringan, sehingga menjadi tantangan dalam proses identifikasi

Bandung Barat (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Poda) Jawa Barat (Jabar) menyatakan proses identifikasi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) terkendala kondisi jenazah yang telah mengalami perubahan signifikan.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan sebagian besar jenazah yang ditemukan telah berada di lokasi lebih dari enam hari sehingga mempersulit proses pengenalan identitas.

“Kondisi jenazah yang sudah lebih dari enam hari menyebabkan pembusukan dan perubahan jaringan, sehingga menjadi tantangan dalam proses identifikasi,” kata Hendra di Bandung, Rabu.

Baca juga: Tim SAR diberi vitamin-vaksin, 85 korban longsor Cisarua ditemukan

Meski demikian ia memastikan proses identifikasi tetap dapat berjalan dengan memanfaatkan berbagai metode forensik yang tersedia.

“Sejauh ini belum ada kendala yang tidak bisa diatasi. Tim ante mortem dan post mortem masih bisa menggunakan berbagai teknik untuk menggali data identitas fisik korban,” ujarnya.

Hendra menyampaikan hingga saat ini sebanyak 68 kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Barat, sementara 17 kantong jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi lanjutan.

Baca juga: DVI Polda Jabar identifikasi 58 jenazah korban longsor Cisarua

“Biasanya sore hari tim DVI akan melakukan rekonsiliasi data ante mortem dan post mortem sebelum mengumumkan identitas korban,” katanya.

Pihaknya menegaskan proses identifikasi akan terus dilakukan secara maksimal guna memastikan seluruh korban dapat dikenali dan diserahkan kepada pihak keluarga sesuai prosedur yang berlaku.

“Karena berdasarkan laporan yang kami terima, jumlah orang hilang terus diperbarui setiap hari. Kami akan melayani sampai seluruh proses selesai,” kata Hendra Rochmawan.

Baca juga: Pencarian korban longsor Bandung Barat diperluas dengan 18 alat berat

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |