Penggembala sapi hilang di hutan kawasan Taman Nasional Baluran

1 hour ago 2
Medan pencarian penggembala sapi ini lumayan sulit, karena hutan di kawasan TN Baluran cukup rimbun, semak belukar, dan berduri, dan jalurnya juga menanjak berbatu

Situbondo (ANTARA) - Tim SAR gabungan Situbondo, Jawa Timur, Senin, melakukan pencarian seorang penggembala sapi yang dinyatakan hilang sejak Sabtu (4/4) di hutan kawasan Taman Nasional Baluran.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalpos) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Puriyono mengemukakan operasi SAR terhadap penggembala sapi yakni Suwardi (68), warga Kecamatan Banyuputih, itu difokuskan pada lokasi saat bertemu rekannya sebelum dinyatakan hilang di kawasan TN Baluran.

"Fokus pencarian hari kedua ini di lokasi terakhir Pak Suwardi bertemu dengan temannya bernama Hosen pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 15:00 WIB, yang saat itu menggiring sapinya yang sempat hilang," kata Puriyono di Situbondo, Senin.

Baca juga: Bupati Situbondo sebut dua warga dilaporkan hilang terseret banjir

Menurut Puriyono, pencarian penggembala sapi di hutan TN Baluran dibagi menjadi dua tim. Tim pertama gabungan BPBD, Basarnas, Tagana, Koramil, dan staf Kecamatan Banyuputih serta warga sekitar, melakukan pencarian mulai dari rumah korban menuju lokasi korban terakhir bertemu dengan rekan sesama penggembala sapi.

Sedangkan tim kedua terdiri dari petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Taman Nasional Baluran dan warga sekitar, katanya, melakukan pencarian dan penyisiran menuju lereng Gunung Baluran di kawasan TN Baluran.

Baca juga: BPBD Situbondo: Kerugian akibat banjir mencapai Rp15 miliar

"Medan pencarian penggembala sapi ini lumayan sulit, karena hutan di kawasan TN Baluran cukup rimbun, semak belukar, dan berduri, dan jalurnya juga menanjak berbatu," kata Puriyono.

Ia menambahkan ciri-ciri penggembala sapi yang dinyatakan hilang itu memiliki tinggi badan 165 cm, rambut keriting pendek, badan kurus, kulit sawo matang, pakaian yang digunakan kaos loreng TNI AL dan celana warna biru.

"Informasi dari dari keluarganya, kondisi Pak Suwardi sehat dan tidak punya riwayat penyakit khusus," kata Puriyono.

Baca juga: Pemkab Situbondo: Rumah terdampak banjir bandang capai 6.328 unit

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |