Polda: 14 hunian tetap di Aceh Tamiang sudah tahap pemasangan atap

1 week ago 10
...Pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak banjir besar di Aceh Tamiang menunjukkan progres signifikan

Banda Aceh (ANTARA) - Polda Aceh menyatakan pembangunan sebanyak 14 unit hunian tetap untuk korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang sudah memasuki tahap pemasangan atap.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Rabu, mengatakan pihaknya terus memantau proses pembangunan hunian tetap di daerah tersebut.

"Pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak banjir besar di Aceh Tamiang menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (11/2) sore, sebanyak 14 unit telah berdiri dan memasuki tahap pemasangan rangka baja atap," katanya.

Perwira menengah Polda Aceh itu menegaskan Polri secara konsisten memantau perkembangan pembangunan sebagai bagian dari komitmen percepatan pemulihan pascabencana.

"Kami memastikan proses pembangunan hunian tetap berjalan optimal dan tepat sasaran. Aktivitas pekerja juga terus berlangsung secara intensif, termasuk penimbunan material untuk mendukung percepatan konstruksi," kata Joko Krisdiyanto.

Baca juga: Pemkab Bireuen percepat pembangunan hunian tetap bagi korban bencana

Ia menjelaskan Polri menghadirkan tiga jenis hunian sebagai solusi relokasi bagi warga terdampak, yakni prikes atau prefabrikasi menggunakan komponen beton yang dipabrikasi.

Kemudian hunian berupa rumah sistem panel instan (ruspin) serta hunian kayu instan (rika). Ketiga tipe hunian tersebut dirancang untuk memenuhi standar layak huni serta mendukung percepatan relokasi masyarakat, kata Joko Krisdiyanto.

Secara teknis, kata dia, teknologi rumah sistem panel instan merupakan pengembangan dari sistem rumah instan sederhana sehat (risha). Sistem risha dengan metode sambungan yang lebih sederhana.

"Struktur bangunan menggunakan panel beton pracetak, sehingga lebih ekonomis, praktis, fleksibel, serta memiliki ketahanan yang baik. Model ini dinilai efektif diterapkan dalam situasi pascabencana guna menjawab kebutuhan hunian permanen dalam waktu relatif cepat," katanya.

Baca juga: Menteri PU targetkan huntara di Bener Meriah bisa dihuni saat Ramadhan

Joko Krisdiyanto mengatakan pembangunan hunian tetap tersebut merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri terhadap masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir besar.

Polri, kata dia, mengharapkan hunian tetap ini mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepastian tempat tinggal bagi warga yang sebelumnya kehilangan rumah akibat bencana.

"Polri akan terus mengawal proses pembangunan hingga seluruh unit selesai dan dapat segera ditempati oleh masyarakat penerima manfaat, sebagai bagian dari komitmen pemulihan yang berkelanjutan," kata Joko Krisdiyanto.

Baca juga: Seruni Kabinet Merah Putih salurkan bantuan menjelang Ramadhan

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |