Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Perum Jasa Tirta (PJT) I menyatakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango tetap beroperasi optimal mengalirkan air bersih kepada masyarakat Kota Malang, Jawa Timur di tengah munculnya berbagai tantangan, khususnya menyangkut tingginya beban sampah.
Direktur Utama PJT 1 Fahmi Hidayat di Kota Malang, Kamis, menyampaikan jajaran direksi telah melakukan serangkaian mitigasi terhadap kendala di lapangan, mulai dari memasang trash boom atau penghalang terapung di permukaan sungai hingga pembersihan pipa intake.
"Hal yang menjadi perhatian kami bersama adalah kondisi air baku yang sangat dipengaruhi oleh sampah. Terutama saat hujan di mana debit banjir membawa sampah dari hulu," kata Fahmi.
Dia menjelaskan pemasangan penghalang terapung berfungsi sebagai penghalau sampah agar tidak sampai ke dalam sistem pengolahan air
Alat terapung yang dibentangkan di sungai tersebut berfungsi untuk menghalau sampah permukaan agar tidak masuk ke dalam sistem pengolahan air bersih.
Baca juga: Pemprov Jatim tingkatkan kapasitas SPAM Mojolagres jadi 300 lt/detik
Kemudian, untuk pelaksanaan pembersihan pipa intake PJT I mengandalkan peran tim selam yang telah dilatih secara khusus untuk melakukan penangan sedimen di dalam air.
Sementara itu, Vice President Pengembangan Bisnis PJT I Didik Ardianto, menjelaskan faktor alam mampu mempengaruhi mekanisme operasional perusahaan.
Dia mencontohkan, saat kondisi hujan deras debit air sungai akan membawa masuk muatan berupa sampah maupun sedimen tanah dan bisa menutup saluran pada pipa intake dan berdampak pada kualitas air baku.
Upaya yang berjalan selama ini telah menyesuaikan dengan standar operasional prosedur sehingga air yang dihasilkan tetap memenuhi standar kesehatan.
Selain melakukan penanganan langsung di lapangan, tim Jasa Tirta juga melakukan pengawasan real time menggunakan sistem supervisory control and data acquisition (SCADA) dan melalui pengujian berkala setiap jam.
Baca juga: Menteri PU: SPAM Tarutung tambah pasokan air 50 liter per detik
"Hasil pengolahan kami secara konsisten memenuhi standar air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Hal ini diperkuat dengan pengujian rutin oleh laboratorium independen yang menunjukkan bahwa sejak operasional Agustus 2025, kualitas air selalu memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan," ucapnya.
Selain itu, pihaknya telah membentuk pola antisipatif dalam menghadapi tantangan perubahan musim agar pasokan tetap stabil.
Berdasarkan studi kelayakan teknis, debit air atau baseflow Sungai Bango berada pada level yang aman untuk menjaga kontinuitas produksi meskipun memasuki musim kemarau.
Dia menambahkan upaya memastikan air produksi tetap sesuai standar, jajarannya turut melakukan upaya kolektif membangun kesadaran masyarakat mengenai kelestarian lingkungan.
"Di samping itu kami berkomitmen terus melakukan evaluasi operasional secara komprehensif," tutur dia.
Baca juga: Nezar sebut spam dan scam menjelma jadi industri kejahatan siber
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































