Pertamina Patra Niaga perkuat keandalan pasokan gas bumi ke kilang

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memperkuat keandalan pasokan gas bumi ke kilang pengolahan minyak agar mampu menghasilkan produk energi yang berkualitas bagi masyarakat.

Direktur Niaga Pertamina Patra Niaga Erwin Suryadi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya bersama Indo Sino Oil and Gas (ISOG) menandatangani perjanjian jual beli gas bumi (PJBG) dari sumber Lapangan Karamba, Wilayah Kerja (WK) Wain.

"Momentum ini membuktikan kolaborasi antara hulu dan hilir merupakan keniscayaan yang harus dibangun bersama. Untuk menghasilkan produk BBM rendah sulfur (low sulfur), dibutuhkan dukungan pasokan gas yang andal," ujarnya.

Melalui kerja sama ini, lanjut Erwin, pihaknya berharap kilang-kilang Pertamina semakin kuat dan mampu menghasilkan produk energi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Penandatanganan PJBG, yang dilakukan Erwin Suryadi dan Direktur dan General Manager ISOG Tang Zhongfu di Jakarta, Senin (11/5) tersebut, akan mendukung operasional Refinery Unit V serta Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Melalui kerja sama ini, gas bumi dari Lapangan Karamba disalurkan hingga 2037, yang direncanakan dimulai pada 28 Mei 2026.

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Desti Melani menyampaikan sinergi pelaku usaha hulu migas dan Pertamina Patra Niaga sebagai penyerap produksi gas, penting untuk mendukung optimalisasi produksi gas nasional.

"Kami berharap Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga dapat menyerap hasil produksi gas secara optimal, termasuk dari WK Wain, sehingga dapat mendukung target lifting dan penerimaan negara pada 2026," katanya.

Pertamina Patra Niaga dan Indo Sino Oil and Gas juga membuka peluang pengembangan kerja sama lanjutan untuk pemanfaatan potensi gas Lapangan Mentawir untuk Refinery Unit V dan RDMP Balikpapan.

"Melalui langkah ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pengelolaan pasokan energi yang terintegrasi dan berkelanjutan," sebut Erwin Suryadi.

Baca juga: PGN perkuat resiliensi dan infrastruktur untuk ketahanan energi

Baca juga: Pertagas siap alirkan gas bumi ke sektor strategis lewat Pipa Cisem II

Baca juga: DPR: Temuan gas bumi jumbo di Kaltim momentum kemandirian energi

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |