Bea Cukai Jayapura gagalkan penyelundupan 2,1 kg ganja di Skouw

2 hours ago 3
Dari hasil pemeriksaan petugas, ditemukan paket mencurigakan yang setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut berisi ganja kering dengan total berat mencapai 2,1 kilogram

Jayapura (ANTARA) - Bea Cukai Jayapura bersama petugas keamanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw menggagalkan upaya penyelundupan narkotika golongan I jenis ganja kering seberat 2,1 kilogram di Skouw, perbatasan RI-Papua Nugini.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Jayapura Fungki Awaludin di Jayapura, Rabu, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pelintas batas yang melintas di kawasan PLBN Skouw.

"Dari hasil pemeriksaan petugas, ditemukan paket mencurigakan yang setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut berisi ganja kering dengan total berat mencapai 2,1 kilogram," katanya.

Baca juga: Bea Cukai Jayapura: Perbatasan RI-PNG rawan penyelundupan ganja

Menurut Fungki, keberhasilan menggagalkan penyelundupan ini merupakan buah sinergi antara Bea Cukai Jayapura dengan aparat keamanan yang bertugas di wilayah perbatasan dalam memperketat pengawasan keluar masuk barang dari dan menuju Papua Nugini.

"Saat ini barang bukti telah diamankan dan kasus tersebut diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan penyelundupan narkotika lintas batas," ujarnya.

Dia menjelaskan, KPPBC menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan di kawasan perbatasan guna mencegah peredaran narkotika dan barang ilegal lainnya yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Kami juga terus membuka kerja sama dengan semua pihak untuk meningkatkan pengawasan di wilayah kawasan perbatasan," katanya.

Dia menambahkan pengawasan di wilayah perbatasan pastinya bakal terus diperkuat melalui patroli rutin, pemeriksaan terpadu, serta peningkatan koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait agar upaya penyelundupan narkotika dapat dicegah sedini mungkin.

Baca juga: Bea Cukai sebut PLBN Skow berpotensi jadi pusat ekonomi baru di Papua

Baca juga: Pintu gerbang ekspor ke Pasifik itu adalah PLBN Skouw

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |