Jakarta (ANTARA) - Personel Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (SIM) menyelamatkan empat warga Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, yang tercebur ke sungai di pinggir jalan Lanud SIM menuju Desa Krueng Raya, Sabang, Aceh, Rabu (26/2).
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Ardi Syahri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan peristiwa itu bermula ketika sebuah becak motor (bentor) yang ditumpangi dua orang dewasa dan dua anak-anak tiba-tiba tercebur ke dalam sungai.
"Menyaksikan kejadian itu, personel Lanud SIM yang berada di lokasi segera bertindak cepat dengan terjun ke dalam air untuk menyelamatkan para korban," ujar Ardi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Ia menyebutkan insiden tersebut terjadi selepas latihan menembak triwulan I tahun anggaran 2025 di Lapangan Tembak Jupiter, Aceh Besar.
Baca juga: TNI AL evakuasi tiga korban terjebak di ruang beracun kapal tongkang
Dalam proses evakuasi, kata dia, tiga dari empat korban berhasil ditemukan dengan cepat. Namun, satu anak masih terjebak di dalam air karena terhimpit becak.
Mendengar teriakan orang tua korban yang masih kehilangan anaknya, salah satu personel Lanud SIM, yakni Sersan Dua (Serda) Akbar, bersama personel lainnya kembali menyelam untuk mencari anak itu.
"Dengan sigap, Serda Akbar berhasil menyelamatkan korban yang terjepit di dasar Sungai," tuturnya.
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, Ardi menuturkan bahwa mereka langsung mendapatkan pertolongan medis di Klinik Lanud SIM.
Baca juga: TNI AL evakuasi jenazah jurnalis yang alami laka laut di Maluku Utara
Lebih lanjut tim kesehatan memastikan bahwa anak yang sebelumnya terjepit dalam becak dalam kondisi selamat setelah mendapat perawatan lebih lanjut.
Menurutnya, aksi cepat dan keberanian personel Lanud SIM dalam menolong warga tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
"Kejadian ini menjadi bukti nyata dedikasi mereka tidak hanya dalam menjalankan tugas kemiliteran, tetapi juga dalam menjaga keselamatan masyarakat," ungkap Ardi.
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
Copyright © ANTARA 2025