Ternate (ANTARA) - Persija Jakarta tidak melakukan persiapan khusus jelang laga menghadapi Malut United pada laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kieraha, Selasa (24/2) pukul 21.00 WIT.
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza di Ternate, Senin, mengatakan keputusan tersebut diambil karena kondisi fisik pemain yang baru saja menempuh perjalanan panjang dari Jakarta menuju Ternate. Rombongan tim tiba pada pagi hari, sehingga pelatih asal Brasil itu memilih memberikan waktu istirahat penuh kepada para pemainnya.
“Kami tidak melakukan persiapan khusus di lapangan hari ini. Perjalanan sangat panjang dan menguras tenaga. Sepanjang malam pemain berada dalam perjalanan, jadi saya pikir lebih baik mereka mendapatkan waktu istirahat agar kondisi lebih segar saat pertandingan,” ujar Mauricio.
Meski pada musim lalu Persija berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Malut United, Mauricio menegaskan bahwa hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan. Ia selalu mengingatkan para pemainnya bahwa setiap pertandingan memiliki cerita yang berbeda.
“Saya selalu bilang kepada seluruh pemain bahwa pertandingan besok adalah cerita baru. Masa lalu adalah masa lalu. Kami menghormati Malut United sebagai tim yang punya teknik dan kualitas yang baik. Apalagi mereka bermain di kandang sendiri, tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” katanya.
Mauricio juga memastikan bahwa Persija datang ke Ternate dengan target meraih poin. Ia mengakui telah mengantongi informasi mengenai kekuatan Malut United yang dikenal cukup sulit ditaklukkan terutama saat tampil di kandang.
Dalam laga ini, Persija juga harus menyesuaikan regulasi kompetisi terkait kuota pemain asing. Dari total sembilan pemain asing yang dimiliki, hanya tujuh yang bisa dimainkan dalam satu pertandingan.
Baca juga: Eliano Reijnders anggap semua laga Persib Bandung seperti final
Karena itu, Mauricio memutuskan tidak membawa salah satu pemain asingnya, Eduardo, dan memilih opsi tujuh pemain asing yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan tim.
“Regulasi membatasi sembilan pemain asing, tetapi yang bisa bermain hanya tujuh. Kami harus memilih dengan cermat. Semua keputusan diambil demi kepentingan tim,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan pemain Persija Jordi Amat mengakui laga melawan Malut United akan menjadi pertandingan yang berat. Ia menilai tim tuan rumah memiliki sejumlah pemain kuat dan kualitas permainan yang patut diwaspadai.
“Malut United punya pemain-pemain yang kuat. Kami tahu ini akan menjadi laga yang berat, apalagi mereka bermain di kandang sendiri. Tapi kami fokus pada tim kami sendiri,” ujar Jordy.
Bek naturalisasi tersebut menambahkan bahwa Persija tengah dalam tren positif setelah tampil cukup baik dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia berharap performa tersebut dapat kembali ditunjukkan saat menghadapi Malut United.
“Kami sudah tampil bagus di beberapa laga terakhir. Semoga kami bisa bermain dengan baik lagi besok dan mendapatkan hasil maksimal,” pungkasnya.
Pertandingan antara Malut United dan Persija Jakarta diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama berambisi mengamankan poin penting dalam lanjutan kompetisi musim ini.
Dukungan publik Ternate di Stadion Gelora Kieraha diyakini akan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi tuan rumah, sementara Persija datang dengan tekad mencuri poin di tanah Maluku Utara.
Baca juga: Dion Markx debut bersama Persib Bandung, ini kata Bojan Hodak
Baca juga: Jadwal pekan 23 Super League: pertandingan setiap hari sepekan penuh
Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































