Peringati Milad ke-32, PPI Tunisia promosikan budaya nusantara

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia memperingati ulang tahun ke-32 dengan memperkenalkan budaya adat lokal untuk memperkuat rasa kebangsaan dan mempererat kebersamaan mahasiswa Indonesia di negara tersebut.

"Di negeri perantauan, identitas budaya adalah pengikat batin. Melalui busana adat, kita tidak hanya menampilkan keindahan kain dan warna, tetapi juga sejarah, nilai, dan jati diri bangsa," kata panitia kegiatan, Muhamad Fathi Ilmy, yang juga mahasiswa Universitas Az-Zaitunah, Tunisia.

Dalam siaran pers PPI Tunisia di Jakarta, Senin, Muhamad mengatakan peragaan busana adat itu menegaskan bahwa Milad ke-32 bukan hanya perayaan usia organisasi, tetapi juga perayaan identitas dan solidaritas.

"Di tengah dinamika kehidupan global, diaspora Indonesia di Tunisia menunjukkan bahwa mereka tetap bangga membawa budaya Nusantara, merawat persatuan, serta memperkuat kekeluargaan di tanah perantauan," katanya.

Muhamad menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, PPI Tunisia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai kebudayaan dan membangun generasi diaspora yang berakar pada tradisi dan tetap adaptif menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, PPI Tunisia kembali menegaskan perannya yang bukan sekadar organisasi, tetapi sebagai ruang reflektif diaspora Indonesia di Tunisia sekaligus wahana diplomasi budaya di tingkat global.

"Kebersamaan mahasiswa dalam ajang tersebut memperlihatkan bahwa PPI Tunisia bukan sekadar organisasi mahasiswa, melainkan rumah bersama bagi diaspora Indonesia," katanya.

Fashion show budaya pada puncak peringatan Milad ke-32 PPI Tunisia, Ahad (22/2), menjadi simbol kuat persatuan diaspora Indonesia di Tunisia yang tetap menjaga identitas kebangsaan di tengah kehidupan perantauan.

Mahasiswa Indonesia menampilkan beragam pakaian adat dari berbagai provinsi, disertai dengan tarian Zapin khas Sumatra dan peragaan seni bela diri yang menjadi daya tarik diaspora Indonesia.

Selain memperagakan busana, mereka menyampaikan informasi singkat mengenai filosofi, makna simbolik, serta nilai budaya, yang menjadi ruang edukasi sekaligus pengenalan kekayaan budaya Indonesia kepada sesama diaspora dan tamu undangan.

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |