Jakarta (ANTARA) - Salah seorang penyintas bencana di Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Melur Tambunan menyambut gembira bantuan masjid darurat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menjelang Ramadhan.
Melur Tambunan (38) tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat melihat bangunan masjid darurat semipermanen di tempat tinggalnya, setelah berbulan-bulan hanya bisa bersujud di sela sempitnya tenda pengungsian.
"Saya perwakilan dari Muslim yang tinggal di huntara (hunian sementara) ini, mengucapkan banyak terima kasih kepada tim Baznas karena sudah mendirikan masjid darurat untuk kami," kata Melur dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Melur menuturkan sejak banjir bandang melanda permukimannya pada November 2025 lalu, ia bersama puluhan warga lainnya terpaksa bertahan di tenda darurat yang jauh dari layak.
Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari, termasuk ibadah, menjadi tantangan berat bagi para pengungsi. Dalam satu tenda kecil, terdapat 8 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri atas 30 orang yang hidup berdesakan.
Baca juga: Baznas kirim 186.000 liter air bersih untuk korban bencana Tapteng
Seringkali, lanjut dia, waktu shalat terpaksa terlewat karena tidak ada ruang kosong untuk membentangkan sajadah.
"Kadang-kadang shalat, karena keadaan, akhirnya tidak jadi. Satu tenda itu kan banyak orang, kadang kita sudah wudhu, tetapi teman kita lagi tiduran. Kan tidak enak mengusirnya, sementara tempat berteduh pun cuma di situ, tidak ada tempat lain. Makanya kita saling pengertian saja, jadi nanti saja (shalatnya). Akhirnya sering lewat waktu," ungkap Melur.
Melur menjelaskan kondisi mendesak inilah yang mendorong warga berkoordinasi dengan Baznas, terutama mengingat bulan suci Ramadhan yang semakin dekat.
Merespons aspirasi tersebut, tim Baznas bergerak cepat membangun fasilitas masjid darurat. Bangunan ini dirancang dengan konsep semipermanen agar mudah dibongkar-pasang namun tetap kokoh digunakan.
"Kami berpikir nanti pas puasa, biar ibadahnya khusyuk. Lalu tim Baznas bilang akan mengusahakannya. Ternyata sekarang langsung jadi. Alhamdulillah, semua orang yang kenduri di sini mengucap syukur karena sudah ada masjid darurat," ucap dia.
Baca juga: Baznas berikan layanan kesehatan gratis bagi penyintas bencana Tapteng
"Semoga nanti rezeki bapak/ibu dilancarkan dan diberikan kesehatan oleh Allah. Allah yang membalas lebih banyak untuk bapak/ibu," kata Melur Tambunan.
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































