Penjualan Tesla Model Y di pasar global tembus 4 juta unit

10 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Tesla mencatat penjualan model mobil listrik andalannya, Tesla Model Y, telah melampaui 4 juta unit di pasar global sejak pertama kali diluncurkan.

Dilansir dari Arena EV pada Kamis, capaian tersebut sejalan dengan kinerja Model Y yang juga menjadi kendaraan penumpang terlaris di dunia selama tiga tahun berturut-turut, mengungguli mobil berbahan bakar bensin, hybrid, maupun listrik lainnya.

Berdasarkan data penjualan 2025, Tesla memproduksi sebanyak 1.654.667 unit kendaraan dan mengirimkan 1.636.129 unit ke konsumen. Dari total tersebut, Model Y menjadi kontributor utama penjualan perusahaan.

Baca juga: Tesla hadirkan kembali opsi tujuh penumpang pada Model Y 2026

Di pasar China, model ini bahkan menyumbang hampir 68 persen dari total penjualan Tesla sepanjang tahun.

China menjadi pasar yang sangat krusial bagi Tesla. Pabrik Gigafactory Shanghai milik perusahaan tersebut beroperasi secara intensif dan telah mengirimkan 851.732 unit kendaraan pada 2025, atau sekitar 52 persen dari total penjualan global Tesla.

Secara bulanan, performa penjualan juga menunjukkan tren positif. Pada Februari, Tesla menjual 38.206 unit kendaraan di China, meningkat lebih dari 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Tesla recall Model Y karena masalah pada kabel lampu belakang

Khusus Model Y, penjualannya melonjak hingga 215,84 persen secara tahunan, dengan 25.286 unit terjual hanya dalam satu bulan.

Lonjakan tersebut turut mendorong pangsa pasar Tesla di segmen kendaraan listrik berbasis baterai di China mencapai 13,74 persen, menjadi level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir.

Meski demikian, Tesla tetap menghadapi tantangan di pasar tersebut. Sepanjang 2025, penjualan Model Y di China tercatat 425.337 unit, turun 34,44 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Persaingan yang semakin ketat menjadi salah satu faktor utama penurunan tersebut.

Baca juga: Tesla terus alami kehilangan pasar Di China

Salah satu pesaing baru datang dari Xiaomi melalui model SUV listrik Xiaomi YU7. Pada Januari, Model Y bahkan sempat kehilangan posisi sebagai kendaraan listrik terlaris di China setelah disalip oleh model tersebut.

Jika memasukkan ekspor dari China, penjualan grosir Model Y buatan China mencapai 538.994 unit pada 2025, turun 3,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun permintaan global tetap tinggi, pasar kendaraan listrik kini semakin kompetitif.

Baca juga: Tesla luncurkan model Y Performance di AS

Baca juga: Tesla segera buka pusat pengembangan baru di Jerman

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |