Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik Hendri Satrio menilai Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merupakan figur di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bekerja tanpa terlalu banyak membangun pencitraan.
"Teddy justru lebih banyak tampil ketika pemerintah membutuhkan penyelesaian maupun penjelasan atas suatu persoalan," kata Hensa, sapaan akrabnya, dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Ia pun menyarankan agar Presiden memilih lebih banyak menteri yang memiliki pola kerja seperti Teddy.
"Dia benar-benar kerja, enggak banyak pencitraan kerjanya. Yang kelihatan justru dia sibuk bekerja, menyelesaikan persoalan, dan ketika pemerintah membutuhkan orang untuk maju memberikan penjelasan, dia ada di situ," ujarnya.
Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu mengatakan kesan Teddy sebagai figur yang sibuk bekerja bahkan turut muncul dalam percakapan di kalangan generasi muda.
Menurutnya, sejumlah tokoh politik saat ini kerap mendapatkan label tertentu dari Gen Z berdasarkan citra yang melekat kepada mereka di ruang publik.
"Menurut saya ini menarik, karena bahkan anak-anak Gen Z mengakui bahwa simbol orang yang sibuk bekerja di pemerintahan hari ini adalah Teddy," ucap Hensa.
Baca juga: Pengamat apresiasi Seskab konsisten sampaikan perkembangan bantuan NTT
Oleh karena itu, ia menilai Presiden membutuhkan lebih banyak pembantu yang memiliki karakter serupa, yakni lebih banyak bekerja ketimbang membangun citra pribadi.
"Kalau sampai anak-anak Gen Z saja melihat Teddy sebagai simbol orang yang sibuk kerja, berarti memang ada persepsi publik yang terbentuk dari apa yang mereka lihat selama ini," katanya.
Hensa juga menilai Teddy menjadi salah satu figur di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo yang kerap tampil untuk memberikan penjelasan dan memasang badan ketika muncul persoalan yang seharusnya dapat dijelaskan oleh kementerian terkait.
Ia mencontohkan bagaimana Teddy beberapa kali harus memberikan penjelasan mengenai isu yang sebenarnya berada dalam ranah kementerian lain.
Baca juga: Seskab Teddy tempati posisi kedua kinerja kabinet versi IPO
Menurutnya, Teddy kerap mengambil peran ketika masyarakat membutuhkan penjelasan terkait program-program pemerintah yang semestinya dapat dijawab langsung oleh pejabat terkait.
Untuk itu, ia menilai Presiden membutuhkan lebih banyak pembantu yang berani mengambil tanggung jawab komunikasi dan bekerja untuk memastikan Presiden tidak terus-menerus menanggung sendiri beban politik dari berbagai persoalan pemerintah.
"Mungkin buat dia yang penting Prabowo aman. Jadinya, ya mestinya Prabowo punya menteri yang lebih banyak lagi yang seperti Teddy. Orang yang ketika ada pekerjaan ya kerja, ketika ada masalah ya maju, bukan malah sibuk menjaga pencitraannya sendiri," kata Hensa.
Baca juga: Pengamat nilai cara Seskab rawat jaringan perlu dicontoh politisi
Baca juga: Seskab buka rapat penanganan karhutla Sumatera di Riau
Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































