Pemprov Jateng bantu biaya indekos mahasiswa terdampak bencana Sumatra

3 hours ago 2

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng menyalurkan bantuan biaya tempat tinggal selama tiga bulan kepada 162 mahasiswa terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Penyerahan bantuan itu secara simbolis dilakukan oleh Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Gedung Merah Putih Kompleks Kantor Gubernur Jateng di Semarang, Kamis.

Taj Yasin menyampaikan pesan penyemangat kepada para mahasiswa agar tidak berhenti mengejar pendidikan meski sedang menghadapi cobaan.

"Pendidikan tidak boleh berhenti. Dalam menempuh pendidikan tentu tidak selalu mulus, selalu ada ujian untuk mencapai cita-cita yang luhur," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Baca juga: KSP ajari berhitung hingga bantu alat tulis untuk pelajar di Aceh Tamiang

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp332.100.000, diperuntukkan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jateng, di antaranya Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), UIN Sunan Kudus, hingga Universitas Terbuka.

Dari jumlah tersebut, setiap mahasiswa terdampak bencana Sumatera yang sedang berkuliah di Jateng sedikitnya akan menerima Rp1.950.000.

Ia menjelaskan bantuan tersebut merupakan realisasi komitmen yang disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat mengunjungi mahasiswa terdampak banjir dari Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

"Harapannya, bantuan ini bisa menjaga semangat belajar mereka, mengejar ilmu, dan kelak kembali membangun daerah asalnya," katanya.

Baca juga: Baznas Riau salurkan bantuan 3 ton beras bagi korban bencana di Tapsel

Selain bantuan untuk mahasiswa, Pemprov Jateng juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke tiga provinsi tersebut dengan total mencapai Rp2,5 miliar.

Sementara itu, Ketua Ikatan Mahasiswa Minangkabau M Ghazza Al Hafidz Hasbi menilai Pemprov Jateng konsisten menepati janji yang disampaikan sejak awal.

"Kami merespons sangat baik. Apa yang dijanjikan saat kunjungan Bapak Gubernur di Asrama Aceh benar-benar terealisasi dan terlaksana dengan lancar," katanya.

Ia menjelaskan, dari sekitar 500 mahasiswa asal Sumatera Barat yang menempuh pendidikan di Jateng terdapat 39 orang yang terdampak langsung banjir dan telah terdata seluruhnya sebagai penerima bantuan.

"Alhamdulillah, seluruh 39 mahasiswa yang terdampak dari Sumatera Barat sudah tercover bantuan. Ini sangat berarti bagi kami," katanya.

Baca juga: Sumbar percepat pendataan warga agar bisa terima bantuan sosial

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |