Pemprov garansi pekerjaan bagi 13 korban TPPO asal Jawa Barat

2 weeks ago 10

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan pihaknya tidak akan berhenti sampai sebatas seremoni atas penanganan 13 warga Jawa Barat korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Maumere, NTT, melainkan akan tuntas hingga jaminan pekerjaan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Dedi, kini menyiapkan skema pelatihan keterampilan khusus agar para korban memiliki kemandirian ekonomi dan tidak kembali terjebak dalam lingkaran setan eksploitasi jaringan ilegal.

"Dibina dulu, nanti dipersiapkan untuk kerja. Mudah-mudahan mereka nanti kalau sudah kerja kerasan," ujar Dedi di Gedung Sate Bandung, Kamis.

Dedi menjelaskan pola lama yang hanya memulangkan korban ke kampung halaman tanpa bekal ekonomi, justru membuka celah bagi para perekrut ilegal untuk beraksi kembali.

Oleh karena itu, Pemprov Jabar akan mengarahkan para korban ke sektor industri formal.

"Misalnya jadi tukang jahit, kemudian tukang bikin sepatu di industri, atau jadi asisten rumah tangga. Mudah-mudahan mereka betah," ucapnya.

Saat ini, 12 korban yang telah tiba di Bandung tengah menjalani pemulihan fisik dan psikis di Rumah Perlindungan Sementara UPTD PPA Jabar. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, para korban akan dikembalikan sementara ke pihak keluarga untuk merayakan Idul Fitri.

"Sekarang itu mereka nanti mungkin setelah pemeriksaan kesehatan kembali kepada orang tuanya dulu. Nanti habis Lebaran mereka mengikuti pelatihan," tutur Dedi.

Lebih lanjut, Dedi mengingatkan aparat penegak hukum agar tetap fokus pada jeratan pidana bagi para pelaku TPPO.

Ia menegaskan agar isu utang-piutang yang sempat diklaim oleh pihak tempat hiburan malam di Maumere tidak mengaburkan substansi kejahatan kemanusiaan yang terjadi.

"Dalam pemikiran saya, baiknya mereka langsung mendapatkan kembali pekerjaan," katanya menekankan urgensi rehabilitasi ekonomi.

Pemprov Jawa Barat, tambah Dedi, kini tengah berkoordinasi dengan kepala daerah asal masing-masing korban untuk memastikan setelah pelatihan usai, para penyintas ini langsung terserap oleh pasar kerja atau industri mitra pemerintah daerah.

Baca juga: Dedi Mulyadi beri pengecualian siswa pelosok bawa motor ke sekolah

Baca juga: KDM jemput warganya yang jadi korban TPPO di Maumere, NTT

Baca juga: Polda Jabar dampingi KDM jemput 12 wanita diduga korban TPPO di NTT

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |