Pemkot Jakut data pendatang baru di Cilincing

1 month ago 7

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota J​​​akarta Utara (Pemkot Jakut) mendata pendatang baru di Rusun Pelindo, RW 10, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing untuk memberikan layanan administrasi kependudukan (Adminduk).

“Kami menggelar kegiatan Bina Kependudukan di Kegiatan ini bertujuan mendata pendatang baru di Rusun Pelindo melalui program jemput bola,” kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara, Asep Mulyaman di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan layanan jemput bola tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan urbanisasi usai Lebaran tahun ini serta memastikan setiap pendatang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

Menurut dia, pendatang baru didata dan diarahkan untuk segera mengurus Adminduk baik sebagai penduduk permanen maupun nonpermanen.

Ia meminta kepada pendatang baru agar melapor dan berkoordinasi dengan pengurus wilayah setempat, seperti RT dan RW sehingga, keberadaan mereka dapat tercatat dengan baik serta memiliki penjamin lingkungan.

Menurut dia, dalam kegiatan ini dilakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) sebanyak 12 orang, Identitas Kependudukan Digital (IKD) 31 orang.

Kemudian Kartu Keluarga (KK) 54 dokumen, akta kelahiran 44 dokumen, serta pencetakan KTP-el sebanyak 41 dokumen.

"Selain itu, petugas juga mendata lima pendatang baru di lingkungan ini," kata dia.

Menurut dia, kegiatan bina kependudukan akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan di Jakarta Utara hingga akhir April 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan tertib Adminduk.

"Setelah Cilincing, kegiatan ini akan dilanjutkan di Kecamatan Koja pada 6 April dan Kecamatan Pademangan pada 20 April, serta di tiga kecamatan lainnya hingga akhir April 2026," katanya.​

Sementara itu, Ketua RW 10, Kelurahan Cilincing, Fathurrozi mengatakan setiap pendatang baru memiliki kejelasan tujuan, termasuk pekerjaan, mengingat mayoritas warga setempat bekerja sebagai tenaga bongkar muat dengan sistem penghasilan mingguan.

Menurut dia, program ini sangat membantu, terutama dalam mendata pendatang baru dan memastikan mereka memiliki dokumen lengkap.

“Ini juga penting untuk berbagai keperluan, seperti bantuan sosial dan layanan pendidikan," kata dia.

Baca juga: Pemkot imbau pendatang baru tunda ke Jakarta tanpa pekerjaan

Baca juga: Pemprov DKI diminta awasi dan kendalikan masuknya pendatang baru

Baca juga: Legislator DKI ingatkan pendatang harus siapkan bekal keterampilan

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |