Pemkab dorong masyarakat nikmati proses pemilahan sampah

56 minutes ago 5

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mendorong masyarakat untuk menikmati proses pemilahan dan pengelolaan sampah sekaligus memperoleh manfaat dari hasil pengelolaannya, terutama di daerah yang menjadi destinasi wisata.

“Pulau Seribu identik dengan pariwisata, pariwisata identik dengan kebersihan. Pulau Seribu memberikan satu tagline Enjoy Waste Management," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Achmad Hariadi di Jakarta, Rabu.

Untuk itu, pihaknya terus mengajak masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan mereka.

Menurut Achmad, pemilahan dan pengelolan sampah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Seribu.

Kepulauan Seribu, kata dia, merupakan bagian penting dari masa depan pariwisata Jakarta. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan yang baik perlu menjadi perhatian bersama, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas pariwisata.

"Kepulauan Seribu adalah masa depan Jakarta. Jadi, semua kegiatan pariwisata semakin banyak di Pulau Seribu," ujar Achmad.

Dia mengatakan keindahan alam Kepulauan Seribu menjadi daya tarik wisata yang perlu dijaga melalui kebersihan lingkungan dan keterlibatan masyarakat.

"Kalau datang ke Pulau Seribu, foto apa pun, gaya apa pun, gaya tiduran jadi bagus dan memang pariwisata auranya bagus," tutur Achmad.

Baca juga: Pulau Tidung perkuat edukasi pemilahan sampah untuk jaga wisata

Sementara itu, Wakil Camat Kepulauan Seribu Utara Wahyudi mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam aksi nyata peduli lingkungan tersebut.

“Kami berharap masyarakat yang memiliki kepedulian lingkungan turut berkontribusi dalam menciptakan kawasan wisata yang bersih dan nyaman,” ungkap Wahyudi.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Achmad Hariadi mengungkapkan capaian gerakan pemilahan sampah dari sumber yang dilakukan oleh masyarakat di daerah kepulauan setempat berada di angka 59 persen.

“Pelaksanaan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber di Kepulauan Seribu telah mencapai 59 persen,” kata Achmad, Jumat (18/9).

Dia menyebutkan kolaborasi seluruh pihak masih diperlukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah di wilayah kepulauan tersebut.

Saat ini, sambung dia, sampah telah dikelola di sebelas pulau penduduk, salah satunya melalui pemanfaatan sebagai pakan ternak di Pulau Untung Jawa.

“Ternak bebek di Pulau Untung Jawa menjadi yang pertama dan sudah siap menjadi solusi dalam penanganan sampah organik," imbuh Achmad.

Baca juga: Pilah sampah dari sumber di Kepulauan Seribu capai 59 persen

Baca juga: Pemkab Kepulauan Seribu ajak pengelola resor kelola sampah dari sumber

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |