Pemkab Deli Serdang pastikan korban longsor dapat perawatan intensif

2 hours ago 3

Deli Serdang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara memastikan korban longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit mendapat perawatan intensif dari tenaga medis.

Hal tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan saat menjenguk korban longsor Sehat br Tarigan di RSUD Pancur Batu, Rabu.

Sehat br Tarigan mengalami luka-luka dan saat ini masih mendapatkan perawatan didampingi keluarga.

"Insya Allah kami akan membantu bapak ibu sekalian, sabar ya," kata bupati.

Bersama unsur forkopimda, di lokasi bencana bupati juga memastikan percepatan penanganan darurat serta dukungan penuh bagi masyarakat terdampak.

Baca juga: BPBD Ponorogo catat 137 bencana selama Januari-April 2026

"Kami berduka atas musibah ini dan kedatangan kami memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dipenuhi. Kita juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur agar penanganan berjalan cepat dan tepat," katanya.

Berdasarkan data sementara, bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Selasa (7/4) malam mengakibatkan longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, tepatnya di belakang RM Dina Mala. Sembilan rumah terdampak, lima orang meninggal dunia, dan satu korban masih menjalani perawatan.

Posko darurat, layanan kesehatan, dapur umum, serta tempat penampungan sementara berupa tenda didirikan di dekat lokasi bencana.

"Meskipun sebagian besar keluarga terdampak saat ini mengungsi di rumah kerabat, namun pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi di sini," katanya.

Saat ini di lokasi longsor telah dipasang garis polisi sebagai pengamanan agar tidak ada warga yang mendekat.

Baca juga: BPBD Magetan catat 84 kejadian bencana selama Maret 2026

"Kami akan menunggu asesmen dari tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan BPBD terkait lokasi longsor, kemudian melakukan pembersihan area. Lokasi wisata pemandian alam yang ada di area bencana juga ditutup sementara mengantisipasi longsor susulan," katanya.

Selain penanganan darurat, bupati juga menekankan langkah mitigasi di sejumlah titik longsor lain yang telah ditinjau bersama tim gabungan. Tercatat terdapat sekitar lima titik longsor kecil di Kecamatan Sibolangit, beberapa di antaranya berada dekat badan jalan termasuk di Desa Bingkawan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Pembersihan material longsor di titik-titik rawan telah dilakukan. Nanti akan dilakukan asesmen juga, setelah kondisi tanah dinyatakan aman, kita akan melakukan pelebaran tebing, dan pembangunan tembok penahan tanah ke depannya," katanya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah perbukitan dan daerah rawan longsor, serta segera melaporkan potensi bencana di lingkungan masing-masing guna mencegah dampak yang lebih besar.

Baca juga: BPBD Sumut sebut lima orang meninggal dunia akibat longsor di Sembahe

Pewarta: Juraidi
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |