Pemilik tembok bangun pagar sementara di SMPN 182 Jakarta

2 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - Pemilik tembok membangun pagar sementara di SMPN 182 Jakarta, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, demi keamanan siswa dan guru pascarobohnya tembok warga pada Minggu, 15 Februari 2026.

"Sudah dibuatkan pagar sementara demi keamanan anak-anak dan demi keamanan yang mengerjakan lagi," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sekolah SMPN 182 Jakarta Narwan kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan pembangunan pagar tersebut berjalan baik, mulai dari pembersihan puing dan perobohan tembok yang masih tersisa oleh pemilik tembok tersebut.

Selain itu, kata dia, tanggul yang berada di sungai di antara SMPN 182 dan klinik kecantikan setempat juga tengah dibenahi.

"Alhamdulillah, untuk update-nya, sampai sehari ini, apa yang kita harapkan semua sudah berjalan dengan baik, dimulai dari pembersihan puing-puing dan lain-lain," ucap Narwan.

Saat ini, sambung dia, para siswa dan guru diminta agar tidak was-was untuk memasuki kawasan sekolah.

"Hari ini, anak-anak masuk setelah libur selama satu minggu, semuanya berjalan lancar. Akses masuk ke sekolah tidak ada kendala, di ruang kelas-ruang kelas juga tidak ada kendala," tutur Narwan.

Baca juga: Polisi bantu mediasi SMPN 182 dan pemilik pagar tembok roboh

Lebih lanjut, dia menuturkan proses mediasi dengan klinik kecantikan juga berjalan lancar, dengan perjanjian pengembalian kondisi aset seperti semula.

Tak hanya tembok, nantinya juga tersedia taman, ruang piket dan wastafel di area sekolah tersebut.

Akan tetapi, pihaknya tidak dapat memastikan waktu selesainya pembangunan tersebut, mengingat faktor cuaca dan lainnya.

"Yang penting, ada kesanggupan, itu sudah suatu hal positif," ujar Narwan.

Perbaikan prasarana di SMPN 182 itu ditargetkan rampung pada 23 Februari 2026, setelah terkena imbas pagar tembok yang roboh di samping sekolah tersebut pada Minggu, 15 Februari 2026.

Sebelumnya, viral di akun media sosial Instagram @jakartaselatan24jam yang menunjukkan tangkapan layar rekaman kamera pengawas (CCTV), yang memperlihatkan detik-detik pagar tembok di samping SMPN 182 roboh pada Minggu siang, 15 Februari 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengatakan robohnya pagar tembok itu disebabkan struktur tanah yang labil.

Akibat kejadian tersebut, saluran air menjadi mampet, namun dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Kerugian akibat insiden tersebut juga masih dalam pendataan sampai dengan saat ini.

Baca juga: Perbaikan prasarana SMPN 182 ditargetkan rampung 23 Februari

Baca juga: BPBD DKI sebut tembok roboh di Jaksel disebabkan struktur tanah labil

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |