Pemerintah targetkan Sekolah Rakyat di Nagan Raya fungsional Juli 2026

3 weeks ago 11
Pemerintah mendorong percepatan pada pekerjaan struktur agar pengerjaan arsitektur dan MEP dapat dilakukan secara paralel

Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Nagan Raya dapat fungsional pada 20 Juni 2026.

"Kami meninjau pembangunan Sekolah Rakyat dengan membandingkan peringkat progres untuk memonitor agar seluruh lokasi bisa mulai digunakan oleh peserta didik pada tahun ajaran baru, tepatnya 1 Juli 2026, termasuk di Aceh," kata Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia Steven Pratama di Nagan Raya, Aceh, Kamis.

Ia menyatakan, pemerintah menargetkan sebanyak 104 lokasi sekolah rakyat sudah dapat fungsional pada 20 Juni 2026, termasuk di Aceh. Sekolah Rakyat tersebut akan memiliki peserta didik utamanya dari keluarga yang termasuk desil 1 dan 2, sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan ini, ia melakukan tinjauan langsung terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Aceh, khususnya di Kabupaten Nagan Raya.

Baca juga: Wakil Ketua DPR nilai Sekolah Rakyat bukti nyata kehadiran negara

Steven mengatakan kunjungan ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Aceh ini bertujuan untuk memastikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) tersebut berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Steven Pratama didampingi Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan (kanan) dan Plt Sekdakab Nagan Raya, Hizbulwatan meninjau lokasi pembangunan sekolah rakyat di Komplek Perkantoran Suka Makmue, Kamis (9/4/2026). ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

Terkait progres di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Steven mengungkapkan saat ini realisasi pembangunan di daerah tersebut perlu percepatan secara terstruktur dan masif, sehingga diharapkan sekolah rakyat di Nagan Raya, Aceh, juga dapat diselesaikan pada 20 Juni mendatang dan difungsikan secara serentak pada 1 Juli 2026.

Pemerintah mendorong percepatan pada pekerjaan struktur agar pengerjaan arsitektur dan MEP (mechanical, electrical, and plumbing) dapat dilakukan secara paralel, kata Steven.

Baca juga: Gedung permanen tiga Sekolah Rakyat di Kalsel beroperasi Juli 2026

Hingga saat ini, KSP terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, tim penyedia jasa - PT. Waskita Karya (Persero), Tbk dan manajemen konstruksi untuk memastikan seluruh kebutuhan persetujuan (approval) dan pemesanan alat dapat segera terealisasi guna menyelesaikan sejumlah progres pembangunan yang telah direncanakan, agar selesai tepat waktu.

Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Presiden Prabowo atas terpilihnya Nagan Raya sebagai prioritas tahap pertama pembangunan Sekolah Rakyat.

"Kami berharap pembangunan ini selesai tepat waktu pada Juni mendatang," katanya.

​Bupati Teuku Raja Keumangan juga menyampaikan undangan terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk hadir meresmikan proyek tersebut secara langsung.

​"Kami berharap Bapak Presiden Prabowo berkenan hadir meresmikan sekolah rakyat di sini, di Nagan Raya," katanya.

Ia menyebutkan, Kabupaten Nagan Raya Aceh memiliki potensi wisata seperti Masjid Giok dan Bandara Cut Nyak Dhien.

Selain itu, Pemkab Nagan Raya juga berharap perhatian pusat terkait pemulihan pasca-banjir besar yang baru saja melanda Nagan Raya beberapa waktu lalu," pungkasnya.

Baca juga: Presiden perintahkan Wakil Ketua DPR kawal Sekolah Rakyat di Kalsel

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |