Pemerintah percepat pembangunan 28.972 huntap di Aceh, Sumut, Sumbar

6 hours ago 5
Penyediaan hunian secara permanen ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk memberikan kembali tempat tinggal demi kehidupan yang lebih baik pascabencana

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pemerintah tengah mempercepat proses pembangunan 28.972 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana yang kehilangan tempat tinggal di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa penyediaan hunian permanen tersebut diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat, hanyut, atau berada di zona rawan bencana.

"Penyediaan hunian secara permanen ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk memberikan kembali tempat tinggal demi kehidupan yang lebih baik pascabencana," kata dia.

Berdasarkan data BNPB, target pembangunan huntap di Provinsi Aceh mencapai 18.354 unit. Sementara itu, di Sumatera Utara sebanyak 6.432 unit dan di Sumatera Barat sebanyak 4.186 unit saat ini sedang dalam proses pembangunan sesuai usulan pemerintah kabupaten/kota setempat.

Baca juga: Percepatan pembangunan huntap di Sumatera tetap jadi prioritas utama

Abdul menjelaskan bahwa huntap yang dibangun merupakan rumah tipe 36 yang dilengkapi dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, serta taman kecil di bagian depan.

Guna menjamin keamanan warga, lokasi pembangunan huntap dipastikan bebas dari potensi banjir dan tanah longsor. Selain itu, bangunan dirancang tahan gempa dengan material berkualitas seperti bata merah, pondasi batu kali, serta penguatan tulangan besi pada dinding.

"Struktur bangunan dibuat kokoh dengan material berkualitas, termasuk penggunaan lantai keramik untuk menjamin kebersihan dan kenyamanan penghuninya," katanya.

Di samping fokus pada hunian, BNPB bersama TNI, Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bersinergi dalam melakukan perbaikan infrastruktur vital. Langkah tersebut mencakup normalisasi sungai dan perbaikan jembatan sebagai upaya mitigasi guna mengantisipasi ancaman bencana susulan di wilayah-wilayah terdampak tersebut.

Baca juga: BNPB siap bangun 49 unit hunian tetap di Aceh Barat

Baca juga: Kasatgas PRR minta pemda percepat pendataan dan klasifikasi huntap

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |