Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas futsal Irak Joao Carlos mengatakan bahwa saat ini adalah momen yang tepat untuk mengalahkan Iran ketika timnya berjumpa raja futsal Asia itu pada semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2) pukul 15.00 WIB.
"Betul Iran adalah tim yang sangat kuat, tapi kami harus percaya bisa meraih kemenangan. Kami percaya ini adalah momen yang tepat untuk menang di semifinal," kata Carlos pada jumpa pers prapertandingan di Indonesia Arena, Rabu.
Iran adalah tim terbaik di Asia dengan 13 gelar yang mereka dapatkan dari 17 kali edisi Piala Asia Futsal sejak pertama kali digelar di Malaysia pada 1999.
Dari 17 edisi itu, Iran juga hanya gagal lolos ke final dua kali, yang mana ini terjadi pada 2006 di Uzbekistan dan 2012 di Uni Emirat Arab.
Prestasi-prestasi yang didapatkan Iran membuat mereka bercokol di persaingan atas futsal dunia, dengan kini ada di peringkat lima ranking FIFA, di bawah Brasil, Portugal, Spanyol, dan Argentina.
Di sisi lain, Irak yang berperingkat 37 ranking FIFA baru dua kali ini menembus babak semifinal Piala Asia Futsal dari 15 edisi yang mereka ikuti. Sebelum menembus semifinal pada tahun ini di Indonesia, semifinal pertama untuk Irak datang delapan tahun yang lalu di Taiwan.
"Kami menyiapkan taktik dan teknik lawan Iran. Tentu kami akan jadi tim yang kuat juga karena ini sudah semifinal," kata pelatih asal Brasil itu.
Baca juga: Dua pemain timnas futsal Indonesia antusias kembali bertemu Kensuke
Dalam perjalanannya menuju semifinal, Irak memetik tiga kemenangan dan satu seri. Mereka memulai turnamen dengan kemenangan 4-2 atas Kirgiztan, lalu menang 3-2 atas Korea Selatan, dan menahan imbang tuan rumah Indonesia 1-1.
Di perempat final, Irak menyudahi perlawanan finalis edisi sebelumnya, Thailand, dengan skor 4-2.
"Kami memelihara pola pikir pemain tetap bagus. Kami menunjukkan cara mereka bermain. Sangat penting bagi pemain untuk menjaga konsentrasi selama pertandingan," kata Carlos tentang bagaimana menjaga mentalitas timnya sejauh ini.
"Kami sudah pernah melawan Indonesia dengan stadion yang penuh dan itu memengaruhi konsentrasi. Tapi pemain paham yang harus dilakukan agar tidak kehilangan konsentrasi," tambah dia.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, perwakilan pemain Salim Faisal juga selaras dengan pernyataan pelatihnya, dengan menyebut bahwa timnya mempunyai target untuk menjadi juara tahun ini.
"Kami punya target menjuarai turnamen ini. Secara teknik dan taktik kami sudah siap. Insyaallah kami akan menang di pertandingan ini," kata Faisal.
Baca juga: Habiebie sangat senang namanya dinyanyikan di Indonesia Arena
Baca juga: Hector Souto kini pasang target lolos ke final
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































