Jakarta (ANTARA) - Detail teknis dari versi 2.0 liter BYD Shark 6 ute 2026 telah terungkap menjelang peluncuran yang diperkirakan akan dilakukan akhir tahun ini.
Dilaporkan Drive berdasarkan dokumen homologasi pemerintah Australia pada Jumat waktu setempat, output gabungan Shark 6 yang ditingkatkan hanya akan 24 kW lebih tinggi daripada model 1.5 liter saat ini tetapi memiliki kapasitas penarik hingga 3500 kg.
BYD Australia belum mengonfirmasi rencana untuk versi 2.0 liter dari Shark 6, maupun memberikan komentar terkait dokumen pemerintah yang dirilis oleh regulator saat ini.
Namun, keberadaan dokumentasi tersebut menunjukkan bahwa Shark 6 2.0 liter mungkin akan hadir di dealer pada akhir tahun 2026 atau lebih cepat, sebagai tambahan pada jajaran produk dari varian Premium 1.5 liter.
Tampaknya juga akan tetap menggunakan nama Shark 6, bukan naik angka menjadi Shark 7 atau Shark 8.
Baca juga: BYD rilis varian baru Atto 3 di IIMS 2026, harga Rp415 juta
Varian Shark 6 yang baru akan mengganti mesin bensin empat silinder turbocharged 1.5 liter menghasilkan daya 135kW pada 5400rpm dengan unit 2.0 liter yang menghasilkan daya 180kW pada 5000rpm.
Selain itu, motor listrik depan 170kW ditingkatkan menjadi 200kW, sementara motor listrik belakang 150kW tetap tidak berubah, sehingga menghasilkan daya gabungan 345kW, naik dari 321kW.
Secara sederhana, sistem ini menggabungkan versi mesin 2.0 liter dari Denza B8 luxury 4WD meskipun dengan tenaga yang lebih tinggi (180kW vs 145kW) dengan motor listrik depan dari Denza B5 yang lebih kecil, dan motor belakang dari Shark 6 saat ini.
Namun, penyetelan komponen powertrain baru termasuk motor depan, dipahami berbeda dengan kendaraan Denza.
Masih harus dilihat apakah Shark 6 yang ditingkatkan mengadopsi kunci diferensial Denza, tetapi telah dikonfirmasi bahwa kapasitas penarikannya akan meningkat dari 2500kg saat ini menjadi 3500kg.
Peningkatan daya mesin sebesar 45kW kemungkinan merupakan faktor kunci dalam peningkatan kemampuan menarik beban, karena pengujian yang dilakukan oleh Drive pada Shark 6 saat ini menemukan bahwa mesin 1,5 liter bekerja keras ketika baterai habis, dan hanya trailer seberat 2500kg yang terpasang.
Baca juga: Bocoran "charger" baru BYD, pengisian megawatt 1.500 kW
Powertrain baru ini meningkatkan berat kosong dari 2675kg menjadi 2738kg, tetapi berat kotor kendaraan (GVM) tidak berubah pada 3500kg, sehingga muatan telah dipangkas dari 825kg menjadi 762kg.
Dokumen pemerintah mencantumkan Shark 6 yang ditingkatkan dengan dimensi yang identik dengan model saat ini yaitu panjang 5457mm, lebar 1971mm, dan tinggi 1925mm dengan jarak ground clearance yang sama, diameter roda 18 inci, dan ban profil 265/65.
Dokumen pemerintah tidak mencantumkan perubahan apa pun pada suspensi, tetapi cakram rem depan diperbesar dari 323x34mm menjadi 346x34mm.
Adapun cakram rem belakang tidak berubah, yaitu 334x25mm.
Detail lebih lanjut tentang BYD Shark 6 2.0-liter dikonfirmasi keberadaannya oleh pabrikan Tiongkok dan diharapkan akan tersedia menjelang kedatangannya di diler.
“Kami telah mendengar dengan jelas umpan balik tentang Shark. Kami tahu di mana kami dapat meningkatkannya. Ini adalah paket yang hebat. Sekarang, kami bahkan dapat membuatnya lebih baik. Jelas kapasitas penarik dan muatan mungkin akan menjadi prioritas utama. Kami akan menyampaikan lebih banyak tentang hal itu dalam beberapa bulan mendatang,” kata bos BYD Australia, Stephen Collins.
Baca juga: BYD investasi Rp2,1 triliun untuk pabrik baterai baru di Vietnam
Baca juga: BYD dikabarkan tingkatkan sistem plug-in hybrid
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026


















































