Parade di Makau soroti Jalur Sutra Maritim sebagai jembatan budaya

1 month ago 9

Makau (ANTARA) - Parade Internasional Makau (Macao International Parade) 2026 digelar pada Minggu (29/3) sore waktu setempat, dengan mengusung tema "Jalur Sutra Maritim sebagai jembatan pertukaran budaya" (the Maritime Silk Road as a bridge for cultural exchange).

Diselenggarakan oleh Biro Urusan Kebudayaan Pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Makau dan pihak-pihak lainnya, parade tahun ini mengangkat konsep "cinta, perdamaian, dan integrasi budaya", dengan menghadirkan kelompok-kelompok pertunjukan dari dalam maupun luar negeri untuk bernyanyi dan menari dalam balutan kostum yang memukau di sepanjang jalan-jalan perkotaan.

Orang-orang mengikuti Parade Internasional Makau 2026 di Makau, China selatan, pada 29 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua/Cheong Kam Ka)

Acara itu menampilkan lebih dari 10 kelompok seni dari berbagai negara dan kawasan di sepanjang Jalur Sutra Maritim yang melintasi Asia, Eropa, dan Afrika, serta hampir 50 kelompok lokal, dengan total peserta diperkirakan mencapai hampir 1.600 seniman.

Rombongan parade berangkat dari landmark bersejarah Reruntuhan St. Paul, melewati jalan-jalan dan gang di Pusat Sejarah Makau. Pertunjukan penutup diselenggarakan di Alun-Alun Danau Sai Van.

Orang-orang mengikuti Parade Internasional Makau 2026 di Makau, China selatan, pada 29 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua/Cheong Kam Ka)

Jamie Ruan, seorang pengunjung asal Zhuhai di Provinsi Guangdong, China, datang ke Makau khusus untuk menyaksikan parade tersebut. Dia mengatakan kepada Xinhua bahwa acara itu merupakan pengalaman baru baginya.

"Kostum-kostumnya sangat mengesankan dan unik, dan saya berharap Makau akan menyelenggarakan lebih banyak kegiatan seperti ini," kata dia.

Orang-orang mengikuti Parade Internasional Makau 2026 di Makau, China selatan, pada 29 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua/Cheong Kam Ka)

Johnson Vong, yang mengikuti parade itu bersama kelompoknya, The Funny Old Tree Theatre Ensemble, untuk ketiga kalinya, mengatakan acara tersebut menawarkan platform yang berharga untuk pertukaran.

"Tim-tim dari seluruh dunia berkumpul di sini, dan kami senang dapat belajar dari serta berinteraksi dengan mereka," ujarnya, seraya berharap acara itu dapat membawa kegembiraan bagi masyarakat.

Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |