PAPDI rekomendasikan vaksinasi untuk cegah campak pada orang dewasa

1 month ago 9
Vaksinasi campak pada dewasa bukan hanya perlu, tetapi sangat perlu...

Jakarta (ANTARA) - Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) merekomendasikan vaksinasi measles, mumps, rubella (MMR) untuk mencegah infeksi virus penyebab campak pada orang dewasa.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD, K-A.I, FINASIM menyampaikan bahwa orang dewasa juga perlu menjalani vaksinasi untuk mencegah infeksi virus penyebab campak.

"Vaksinasi campak pada dewasa bukan hanya perlu, tetapi sangat perlu," katanya di Jakarta pada Selasa, dalam acara PAPDI Forum dan Konferensi Pers dengan tema "Campak pada Dewasa: Tanda Bahaya dan Penanganan yang Tepat serta Peran Vaksinasi."

Menurut dia, vaksinasi MMR direkomendasikan kepada orang dewasa yang tidak terbukti memiliki kekebalan terhadap campak, termasuk mereka yang belum pernah mendapat vaksinasi atau tidak memiliki riwayat infeksi campak sebelumnya.

Tenaga kesehatan, pelancong yang bepergian ke daerah dengan risiko penularan campak, serta individu yang tinggal di lingkungan padat seperti asrama juga disarankan menjalani vaksinasi untuk menghindari penularan campak.

Menurut dr. Sukamto, umumnya satu sampai dua dosis vaksin MMR diberikan kepada orang dewasa dengan jarak antar-pemberian minimal 28 hari, terutama pada mereka yang belum pernah mendapat vaksinasi.

Baca juga: Campak bisa timbulkan komplikasi pada individu rentan

Dokter Sukamto menyampaikan bahwa campak merupakan penyakit dengan tingkat penularan sangat tinggi. Satu penderita campak dapat menularkan virus kepada 12 hingga 18 orang lainnya.

Selain itu, penyakit campak dapat menimbulkan komplikasi berupa pneumonia, radang otak, atau gangguan sistem imun jangka panjang pada individu rentan.

Dokter Sukamto mengatakan bahwa vaksinasi tidak hanya diperlukan untuk meningkatkan daya tahan individu, tetapi juga membangun kekebalan kelompok.

"Semakin tinggi cakupan vaksinasi, maka penularan virus akan semakin sulit terjadi," katanya.

PAPDI mengimbau warga untuk memeriksa status vaksinasi mereka dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila tidak memiliki catatan imunisasi.

Warga yang belum pernah mendapat vaksinasi untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi virus penyebab campak disarankan untuk menjalani vaksinasi MMR.

Baca juga: Campak menular lewat udara dan droplet, gejala awal kerap tak disadari

Baca juga: Kemenkes akan laksanakan imunisasi campak pada tenaga kesehatan

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |