Jakarta (ANTARA) - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut alumni SMA Taruna Nusantara harus menjadi generasi yang adaptif, berkarakter, dan berintegritas di tengah perkembangan dunia.
Pesan itu disampaikannya saat memimpin Upacara Prasetia Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-34 di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.
"Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi digital, kecerdasan buatan serta dinamika geopolitik global menuntut hadirnya generasi muda yang adaptif, kreatif, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat," katanya dikutip dari keterangan resmi di Jakarta.
Adapun, sebanyak 367 siswa-siswi resmi menyelesaikan pendidikan setelah menempuh pembelajaran dan pembinaan karakter selama tiga tahun.
Pemimpin tertinggi TNI itu pun mengapresiasi kepada seluruh siswa-siswi atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, para taruna dan taruni telah dibentuk menjadi generasi yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat kebangsaan, dan kecintaan kepada tanah air.
"Kalian meninggalkan kenyamanan keluarga untuk ditempa dalam lingkungan yang menanamkan disiplin, integritas, kepemimpinan, semangat kebangsaan serta kecintaan kepada tanah air," ujarnya.
Pada akhir sambutannya, ia berpesan agar para alumni senantiasa menjaga karakter dan integritas sebagai bekal untuk terus berkarya, mengabdi, dan berkontribusi bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto, Sekretaris Jenderal Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan Mayjen TNI (Purn) Eddy Syahputra Siahaan, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano M. A Tilaar, Kepala SMA Taruna Nusantara, unsur Forkopimda Jawa Tengah serta undangan lainnya.
Baca juga: Panglima TNI lepas 744 personel Satgas Konga UNIFIL ke Lebanon
Baca juga: Panglima minta dansat latih anak buah agar jadi prajurit berkualitas
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































