Jakarta (ANTARA) - Oppo bakal menghadirkan tablet Oppo Pad Mini yang menawarkan spesifikasi kelas atas dengan ukuran perangkat yang ringkas.
Dilansir dari Gizmochina Sabtu waktu setempat, berdasarkan bocoran dari pembocor teknologi @DigitalChatStation, Oppo Pad Mini akan dibekali layar OLED berukuran 8,8 inci (22,35 cm) dengan rasio aspek 3:2, yang dinilai lebih optimal untuk aktivitas membaca dan penggunaan sehari-hari dibandingkan format layar yang berfokus pada multimedia.
Panel layar tersebut disebut memiliki resolusi 2880×1920 piksel serta mendukung refresh rate hingga 144Hz yang dapat turun hingga 1Hz berkat teknologi LTPO.
Baca juga: OPPO Pad Mini debut April dengan desain ringkas dan performa mumpuni
Tingkat kecerahan layar dikabarkan dapat mencapai 1.800 nits dan mendukung cakupan warna DCI-P3 secara penuh, sehingga menawarkan visual yang mendekati kelas premium.
Dari sisi performa, tablet ini diperkirakan ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5 dari Qualcomm, yang umumnya digunakan pada perangkat flagship.
Untuk desain, Oppo Pad Mini disebut mengusung bodi metal unibody dengan ketebalan sekitar 5,39 mm dan bobot 279 gram, menjadikannya salah satu tablet ringkas yang tipis dan ringan. Perangkat ini dikabarkan akan hadir dalam pilihan warna abu-abu gelap, ungu, dan cyan.
Baca juga: Bocoran spesifikasi penting Oppo Pad Mini terungkap
Pada bagian kamera, tablet ini dilengkapi kamera belakang 13MP dalam modul berbentuk kapsul, yang merupakan standar untuk perangkat tablet.
Sementara itu, Oppo Pad Mini diperkirakan membawa baterai berkapasitas 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 67W. Tablet ini juga disebut akan mendukung eSIM, sehingga dapat terhubung internet secara mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan Wi-Fi.
Baca juga: Bocoran spesifikasi OPPO Pad 5 Pro terungkap
Baca juga: Oppo Pad 5 Matte Display Edition telah dirilis, cek spesifikasinya
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































