Pindad siapkan teknologi "smokeless" atasi darurat sampah Bantargebang

4 hours ago 3

Bandung (ANTARA) - PT Pindad bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih memulai langkah desentralisasi pengelolaan sampah untuk mengatasi krisis di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, melalui penguatan teknologi hilirisasi hingga tingkat kelurahan, salah satunya teknologi "smokeless".

Berdasarkan keterangan di Bandung, Minggu, rencana strategis tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit P Santosa, akhir pekan lalu.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menekankan bahwa kunci penyelesaian sampah Bantargebang terletak pada penanganan hulu-hilir yang terintegrasi melalui tata kelola dan penyediaan lahan yang tepat.

Baca juga: Awal baru Ibu Kota pascakegagalan pengelolaan sampah

"Penyelesaian pengelolaan sampah Bantargebang perlu dilakukan dari hulu dan hilir. Hulu penghentian arus pasokan sampah, hilirnya percepatan pengurangan gunungan sampah dan penghijauan," ujar Brian.

Senada dengan hal tersebut, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menargetkan transformasi TPS3A menjadi unit pengolahan yang lebih canggih agar permasalahan sampah dapat selesai di tingkat lokal tanpa harus bergantung pada TPA besar.

"Permasalahan sampah Bantargebang bisa terselesaikan dengan catatan desentralisasi sudah berjalan. Dengan adanya berbagai opsi teknologi pengolahan sampah, semoga ini bisa terlaksana hingga ke skala desa," kata Hanif Faisol.

Baca juga: KLH beri waktu 3 bulan pengelola terminal perbaiki pengelolaan sampah

Sebagai penyedia teknologi, Direktur Utama PT Pindad Sigit P Santosa mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan beragam opsi waste management, mulai dari Hydrothermal Carbonization (HTC), autothermix, hingga teknologi plasma. Salah satu yang diunggulkan adalah alat pembakar sampah tanpa asap (Smokeless Incinerator) Stungta Pindad yang bersifat mobil.

"Arahan Presiden untuk melakukan desentralisasi sampah, nanti akan coba diselesaikan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Untuk pilot project pertama di DKI Jakarta dan Bandung, begitu selesai akan dilaksanakan di daerah," ujar Sigit P Santosa.

Baca juga: Pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang ditargetkan normal pekan ini

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |