Operasi Modifikasi Cuaca di Riau telah semai 15 ton garam di langit

7 hours ago 2

Pekanbaru, (ANTARA) - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia hingga saat ini telah menyemai total 15 ton garam di langit wilayah setempat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, Jim Gafur mengatakan beberapa daerah yang sudah dilakukan OMC yakni di Kabupaten Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.

“OMC masih terus dilanjutkan, saat ini sudah 15 ton garam disemai. Terutama di daerah pesisir Riau,” katanya di Pekanbaru, Jumat.

OMC dilakukan menggunakan pesawat Cessna C208B/PK-AKR milik BNPB. Penentuan wilayah sasaran merupakan hasil analisis dan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: Pemkab Parigi kerahkan dua unit damkar tangani karhutla di Donggulu

Sementara itu, untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan masih terjadi di tiga daerah di Riau. Akan tetapi saat ini hanya tinggal proses pendinginan yakni di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Siak.

“Untuk di Kota Dumai karhutla terjadi di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dan di Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur. Di lokasi tersebut saat ini masih dilakukan proses pendinginan,” ujarnya.

Untuk di Kabupaten Bengkalis dilaporkan di Desa Sukarjo Mesim Kecamatan Rupat. Dan di Kabupaten Siak karhutla dilaporkan terjadi di Kecamatan Kandis. Di dua Kabupaten tersebut, karhutla juga dilaporkan sudah dalam proses pendinginan.

“Sementara itu untuk karhutla di Kabupaten Kampar dilaporkan sudah padam total,” tambahnya.

Baca juga: Damkar Riau berupaya padamkan karhutla di Bengkalis, Kampar, dan Dumai

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |