NASA rampungkan gladi bersih penting untuk misi bulan Artemis II

1 day ago 3

Los Angeles (ANTARA) - NASA pada Kamis (19/2) merampungkan gladi bersih penting untuk misi Bulan berawak Artemis II, sukses mengisi bahan bakar pada roket Sistem Peluncuran Luar Angkasa (Space Launch System/SLS) dan mendemonstrasikan rangkaian hitung mundur peluncuran di Kennedy Space Center milik badan tersebut di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat (AS).

Menurut NASA, selama gladi bersih tersebut, para teknisi mengisi lebih dari 700.000 galon propelan cair ke dalam roket, mengerahkan kru penutup (closeout crew) ke landasan peluncuran untuk mendemonstrasikan penutupan pintu palka wahana antariksa Orion serta melaksanakan dua kali percobaan penghitungan akhir (terminal count), tahap terakhir dari hitung mundur peluncuran.

Gladi bersih roket merupakan uji coba prapeluncuran penuh yang dirancang untuk mengisi penuh bahan bakar roket dan memverifikasi prosedur hitung mundur sebelum peluncuran. NASA melakukan gladi bersih sebelumnya pada 3 Februari, tetapi hitung mundur terhenti akibat adanya kebocoran hidrogen cair.

Dalam uji coba pada Kamis (19/2), sejumlah tim memantau dengan cermat operasi pengisian hidrogen yang sempat menimbulkan tantangan dalam upaya-upaya sebelumnya.

Konsentrasi gas hidrogen terpantau tetap berada di bawah batas yang diizinkan sehingga para teknisi yakin dengan segel baru yang dipasang pada bagian interface yang digunakan untuk menyalurkan bahan bakar ke roket.

NASA menyatakan sempat terjadi gangguan komunikasi darat sementara pada awal operasi pengisian bahan bakar di Pusat Kendali Peluncuran.

Para operator beralih ke sistem komunikasi cadangan guna memastikan pengisian bahan bakar yang aman sebelum komunikasi normal berhasil dipulihkan. Para teknisi kemudian berhasil mengidentifikasi perangkat yang memicu gangguan tersebut.

"Saat kami melakukan uji coba tiga pekan lalu, perangkat keras tersebut memberikan sinyal kepada kami, jadi kami mendengarkannya. Langkah-langkah perbaikan yang kami ambil ternyata berjalan dengan sangat baik,"
ungkap Ketua Tim Manajemen Misi Artemis II John Honeycutt dalam konferensi pers pada Jumat (20/2).

Meskipun NASA belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi, badan tersebut menyatakan bahwa persiapan sedang dilakukan untuk menjaga fleksibilitas dalam rentang peluncuran Maret mendatang.

Misi Artemis II akan membawa empat astronaot dalam perjalanan selama kurang lebih 10 hari mengelilingi bulan dan kembali ke bumi. Kru misi ini terdiri dari astronot NASA Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch serta satu astronot Badan Antariksa Kanada (Canadian Space Agency/CSA) Jeremy Hansen.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |