Menteri UMKM: Penindakan Blueray Cargo barang KW momen lindungi UMKM

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan penahanan pemilik PT Blueray Cargo (BR) yakni John Field oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terkait dugaan suap terkait impor barang KW (tiruan) ilegal menjadi momentum untuk melindungi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

"Perlu diketahui, bahwa saya berharap momentum ini bisa dijadikan sebagai sebuah momentum keseriusan kita semua untuk berpihak melindungi serta mendorong peningkatan daya saing kepada UMKM kita di seluruh Indonesia," ujar Maman di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, ini merupakan aspirasi dari semua UMKM di seluruh Indonesia yang sebetulnya sudah mencapai pada titik keresahan terkait maraknya barang-barang impor ilegal.

Maman sendiri mengapresiasi langkah aparat penegak hukum, khususnya KPK sehingga diharapkan aparat penegak hukum bisa terus konsisten untuk melakukan penindakan secara hukum, dan tentunya menegakkan hukum dan memproses secara adil seadil-adilnya sesuai dengan mekanisme hukum yang ada

Dia menjelaskan bahwa percuma organisasi-organisasi seperti Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Kementerian UMKM, bank-bank mendukung pembiayaan kepada usaha mikro kecil dengan segala macam mekanisme akses pembiayaan, namun pada akhirnya pada saat UMKM ini sudah memproduksi barang, mereka susah untuk menjual barangnya.

"Karena market (pasar) 'becek', market kotor. Kenapa kotor dan becek? Dipenuhi dengan barang-barang yang tadi, ilegal, barang-barang yang impor dari China dengan harga yang sangat luar biasa murah, akhirnya UMKM kita mati," kata Maman.

Dia mengatakan bahwa perlu diketahui, ini bukan hanya sekedar masalahnya nanti kredit macet namun dapat merembet ke masalah keluarga dan sosial pelaku UMKM.

Pemerintah sudah memberikan semua akses insentif kepada UMKM, tetapi pada saat UMKM itu mau produksi, sudah produksi barang nggak bisa dijual juga tidak laku di market.

"Nah maka dari itu saya selalu bilang bahwa problem-nya yang paling utama itu adalah maraknya impor-impor (ilegal) barang-barang dari China. Jadi saya harus sampaikan itu, dan saya berterima kasih dan ternyata terbukti bahwa memang salah satu pemainnya adalah perusahaan-perusahaan kargo," kata Maman.

Baca juga: KPK sebut ada forwarder selain Blueray Cargo di kasus suap Bea Cukai

Baca juga: KPK usut importir yang pakai jasa Blueray Cargo pada kasus barang KW

Baca juga: KPK tahan pemilik Blueray Cargo John Field

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |