Mentan sigap bantu korban kecelakaan saat menuju Ratas dengan Presiden

5 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terlambat menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto setelah menghentikan perjalanan untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Menteng, Jakarta.

Awak media menanyakan Mentan yang terpantau datang sedikit terlambat saat tiba di Istana Kepresidenan untuk mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis.

Menjawab pertanyaan tersebut, Mentan menyebut keterlambatannya terjadi karena dirinya berhenti sejenak membantu korban kecelakaan lalu lintas di tengah perjalanan.

Kejadian bermula saat rombongan Mentan melintas di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.30 WIB, dan mendapati seorang pengendara motor tergeletak di tengah jalan akibat kecelakaan. Momen itu lalu viral tersebar luas melalui video yang diunggah di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat Mentan tanpa ragu turun dari kendaraan yang ditumpanginya dan langsung memimpin upaya pertolongan di lokasi.

Dengan nada tegas, Amran berulang kali meminta timnya bergerak cepat. "Bawa ke rumah sakit, bawa ke rumah sakit," serunya sembari memastikan korban segera dievakuasi.

Ia terus memantau proses penyelamatan dari dekat. "Sini, sini, sini... cepat-cepat!" ujarnya sambil mengatur jalannya evakuasi agar korban segera mendapatkan penanganan medis.

Saat korban hendak dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil pengawalnya, Amran memastikan ada yang mendampingi selama perjalanan. "Ada yang dampingin? Biar nanti siapa kamu ya," katanya kepada seorang pengemudi ojek daring di lokasi.

Di tengah situasi yang berlangsung cepat, Amran juga mengatur pergerakan rombongannya agar proses evakuasi tidak terhambat. "Mundur, mundur, mundur," perintahnya kepada pengemudi kendaraan pengawal.

Tak hanya fokus pada evakuasi, Amran juga memperhatikan kebutuhan korban. Ia meminta anggota tim menyiapkan sandal bagi korban dengan berkata, "Siapin sandal-sandal ya boleh bang.

Baca juga: Mentan Amran bantu mahasiswa yang kuliah sambil "keliling jual mochi"

Baca juga: Amran bantu Rp1 miliar untuk anak yatim piatu lewat IKA Unhas Peduli

Pengemudi ojek daring yang mendampingi korban mengaku terharu melihat kepedulian tersebut.

Menurutnya, aksi Amran sangat baik dan jarang dilakukan pejabat yang langsung turun tangan membantu korban kecelakaan, seraya mendoakan kebaikan itu mendapat balasan dari Allah.

"Aksi Bapak Menteri ini sangat baik sekali. Saya terharu melihatnya. Jarang ada pejabat yang langsung turun tangan seperti ini. Semoga Allah membalas kebaikan beliau," ujarnya.

Amran kemudian mengarahkan timnya untuk segera mengevakuasi korban dengan menggunakan mobil pengawalnya untuk membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Mentan juga meminta seorang pengemudi ojek online yang berada di lokasi untuk ikut mendampingi korban selama proses evakuasi, agar korban tidak sendirian. Korban kini telah menerima penanganan medis di RSCM.

Usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden, Menteri memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media dan menegaskan sikapnya terhadap nilai kemanusiaan.

"Tidak ada jabatan dalam urusan kemanusiaan. Kita semua sama di hadapan Tuhan dan di hadapan sesama manusia," ujarnya.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati berkendara, tetap sabar, dan selalu menaati aturan lalu lintas. Satu kelalaian bisa merenggut nyawa dan menyakiti banyak orang," timpal Amran.

Mentan mendoakan kesembuhan korban dan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk turut mendoakan agar korban segera pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

Baca juga: Bon Jovi lakukan aksi heroik bantu seorang wanita dari tepi jembatan

Baca juga: KDM jemput warganya yang jadi korban TPPO di Maumere, NTT

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |