Mentan minta Menkeu tambah anggaran bagi Bulog untuk sewa gudang

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk sekiranya memberikan tambahan anggaran atau dana kepada Perum Bulog agar bisa menyewa lebih banyak gudang untuk menampung produksi beras yang semakin meningkat.

"Pak Menteri Keuangan, mungkin izin kalau ada tambahan sedikit dana untuk Bulog. Bukan kami. Karena sekarang kita sudah sewa gudang kapasitas 1 juta ton, tetapi produksi beras kita meningkat tajam," ujar Amran dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, hal tersebut sangat penting mengingat kemungkinan cadangan beras Indonesia dapat mencapai 6 juta ton dalam tiga bulan ke depan, dan hal ini melampaui kapasitas gudang milik Bulog.

"Kemungkinan 3 bulan ke depan itu 6 juta ton sedangkan kapasitas gudang hanya 3 juta ton. Ini mungkin butuh dana tambahan Pak. Aku yang mintakan, ini bukan untuk pertanian," kata Amran.

Sebagai informasi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan akan memastikan target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak empat juta ton pada 2026 dapat tercapai melalui kolaborasi lintas lembaga bersama Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional.

Amran mengatakan telah melakukan Rapat Serap Gabah 2026 bersama Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyepakati target penyerapan gabah setara beras 4 juta ton sepanjang tahun 2026.

Menurut Amran, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama solid seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, Bulog hingga petani, agar proses produksi, penyerapan, dan pengelolaan beras berjalan optimal.

Ia menilai bila target empat juta ton itu tercapai maka berpotensi mencatat sejarah baru bagi ketahanan pangan Indonesia, seiring peningkatan luas tanam pada 2026 sekitar 500.000 hektare dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan luas tanam tersebut diyakini akan mendorong produksi beras nasional, selama tidak terjadi bencana alam besar atau gangguan signifikan yang dapat menghambat proses tanam dan panen petani.

Amran mengatakan optimistis target penyerapan tercapai, seraya memuji kinerja jajaran direksi Bulog yang dinilainya solid dan mampu menjalankan mandat strategis menjaga cadangan beras pemerintah.

Baca juga: Mentan: Transformasi pertanian kunci tingkatkan indeks pertanaman

Baca juga: Mentan/Kabapanas: 9 komoditi pangan di Indonesia capai swasembada

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |